Connect with us

Hukum & Kriminal

Pesta SS, Bos Toko Souvenir Haji Jember Digerebek Polisi

Diterbitkan

||

Pesta SS, Bos Toko Souvenir Haji Jember Digerebek Polisi

Jember, Memontum – Berpesta Shabu-Shabu bersama rekannya, Siras Husen pemilik toko oleh-oleh souvenir Haji dan Umroh ternama di Kabupaten Jember bersama rekannya, digelandang Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Jember.

Menurut Kapolres Jember ABKP Alfian Nurrizal, kedua tersangka diamankan saat sedang berpesta sabu dirumahnya yang berada di Jalan Mojopahit Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, selain itu, petugas juga mengamankan teman tersangka yakni Wibianto yang tidak lain adalah teman rekan bisnisnya.

“Pelaku kami amankan saat pesta mengkonsumsi sabu seberat seperempat gram serta 7,5 pil ekstasi warna hijau dirumahnya, keduanya merupakan rekan bisnis, dari pengakuan sementara, ” terang polisi nomor 1 Jember.

“Tersangka W sudah mengkonsumsi barang haram tersebut sekitar 1,5 tahun, sedangkan S sudah 2 tahun, keduanya baru kenal 3 bulan yang lalu,” tambah Alfian kepada sejumlah wartawan, di halaman Mapolres Jember, Senin (7/10/2019) siang.

Untuk tersangka Wibianto, Alfian mengatakan selain sebagai pemakai juga diduga sebagai pengedar, hal ini bisa dilihat dari barang bukti berupa timbangan digital yang diamankan petugas dari lokasi tempat kedua tersangka pesta sabu dan ekstasi.

“Dugaan sementara W, selain sebagai pemakai juga pengedar, karena kami juga menemukan timbangan digital, saat ini kami masih terus melakukan pengembangan dan penyidikan terhadap keduanya,” ungkapnya.

Untuk ekstasinya kata Kapolres, Wibianto, mengaku tidak menggunakan saat di Jember, tetapi hanya menggunakan ketika berada di Surabaya,dari tangan pelaku, anggota berhasil menyita beberapa barang bukti, diantaranya kotak plastik berisikan 7 setengah butir ekstasi, 1 Pipet ada sisa bekas sabu, 2 buah bong, 1 timbangan digital, serta korek api.

“Keduanya kami jerat dengan pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya. (gik/yud/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum & Kriminal

Tak Beri Jalan, 4 Pemotor Diseruduk Ambulan di Jember, 9 Orang Luka Parah

Diterbitkan

||

Mobil Ambulan Puskesmas tanggul dan sepeda motor di lokasi kejadian. (tog)
Mobil Ambulan Puskesmas tanggul dan sepeda motor di lokasi kejadian. (tog)

Memontum Jember – Mobil ambulan Puskesmes Tanggul P 8036 SP yang dikendarai oleh Abdul Rauf warga dusun tekoan desa Tanggul kulon Kecamatan Tanggul yang sedang mengangkut pasien mengalami laka lantas di jalan raya Tanggul – Jember tepatnya di depan Kantor Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember.

Akibatnya 4 sepeda motor ringsek dan 9 orang mengalami luka serius dan di bawa ke Puskesmas dan RSD Balung, Senin (18/11/2019) siang.

Menurut Kapolsek Bangsalsari Ajun Komisaris Polisi I Putu Adi Kejadian laka terjadi sekitar pukul 17.00. Menurut keterangan saksi – saksi, ambulan saat itu melaju dari Arah Tanggul.

Tepat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ambulan mendahului kendaraan yang ada di depannya dan tidak mengetahui dari arah berlawanan ada sekitar 4 sepeda Motor.

“Waktu itu 2 sepeda motor yang mengawal yang mengasi tanda, karena sepeda di depan tidak minggir dan jarak yang terlalu dekat, ambulan tak dapat menghindar maka terjadilah laka lantas yang mengakibatkan 4 sepeda motor di tabrak secara beruntun,” ujar I Putu.

Untuk itu Kapolsek, kepada masyarakat agar ketika berkendara dan mendengar bunyi sirine baik itu sirine ambulan ataupun sirine dari petugas aparat keamanan Polri dan TNI maupun pemadam kebakaran segera mungkin untuk menepi ataupun berhenti serta memberikan jalan.

“Karena mereka adalah kendaraan yang di spesialkan dalam rangka emergensi,” himbaunya.

Sementara Bripka Banyuangga petugas piket laka yang sudah di TKP mengatakan akibat dari kecelakaan tersebut 9 orang diketahui mengalami luka – luka, 2 di puskesmas bangsalsari atas nama Mail (60) yang sedang berboncengan dengan Tumi (55) warga Dusun Krajan, Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari.

“Selanjutnya sebanyak 6 sampai 7 orang yang belum diketahui Identitasnya yang mengalami Luka yang cukup Serius di Rujuk RSD Balung, hingga saat ini Petugas Laka dari Unit laka lantas Polres sedang mengidentifikasi para Korban,” terang Bayuangga saat dikonfirmasi melalui telepon.

Diketahui saat ini ambulan beserta empat sepeda motor masih dalam proses evakuasi dan selanjutnya akan di bawa ke Satlantas Polres Jember guna Proses lebih lanjut . (tog/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Maling Sapi Resahkan Warga Gumukmas

Diterbitkan

||

Kades Purwoasri dan warga saat menemukan sapi ke dekat pohon salak di pekarangan warga. (yud)
Kades Purwoasri dan warga saat menemukan sapi ke dekat pohon salak di pekarangan warga. (yud)

Jember, Memontum – Belum tertangkapnya pelaku Pencurian ternak Sapi yang kini marak terjadi di Kecamatan Gumukmas saat ini resahkan Warga desa bahkan memporak porandakan Keamanan (Kamtibmas) wilayah Jember selatan selama ini, utamanya pada malam hari.

Seperti, kejadian, Senin (18/11/2019) dini hari, Sapi Babon (Ibu : Red Jawa) milik Rohim yang akrab disapa pak Nemmoh oleh warga dusun krajan Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas yang sempat dicuri dari kandangnya, ditemukan kembali sekitar pukul 05.00 pagi oleh warga di pekarangan belakang rumah warga didusun Banjarejo Desa Tembokrejo.

Menurut Nemmoh, pencurian Sapi miliknya terjadi sekitar pukul 02.00 dini hari, ketika itu dirinya pulang dari pasar Kencong mengantarkan ibunya dari tengah malam mengais rejeki yakni berjualan sayur.

“Sepertinya pencuri sudah mengintai, waktu cepat, bagaimana tidak, sekitar pukul 2.00 pagi sepulang dari pasar, sapi itu ada bahkan saya beri makan, setelah itu saya tinggal ke sumur dan beberapa menit kemudian, saya dari sumur saya tengok sapi sudah Amblas,” ungkapnya.

Karena Rumah pak Nemmoh yang berada di pemukiman warga, dalam hitungan menit kabar pencurian Sapi,menyebar dan terdengar oleh Kepala desa (kades) Desa Purwoasri Saiful Bahri.

Bahkan mereka mendatangi rumah Korban dan langsung berusaha mencari Sapi dengan menggunakan metode kuno yakni dengan mengikuti bekas telapak kaki Sapi bersama pak Kades.

“Puluhan warga terus mengikuti bekas telapak kaki Sapi, ke arah utara desa Purwoasri, karena telapak Sapi lari kearah situ,” ungkap Syaiful bahri Kades terpilih yang baru dilantik Oktober lalu.

Alhasil sambung Syaiful bahri, kurang lebih 3 jam mencari akhirnya pencarian membuahkan hasil, sapi pak Nemmoh berwarna merah ke coklatan berjenis kelamin perempuan ditemukan warga di sekitar semak belukar dekat kebun salak tengah yang berada di pekarangan.

“Sapi disembunyikan di semak belukar dekat pohon salak yang terletak di pekarangan belakang rumah warga, sepertinya pencuri sengaja meninggalkan di situ, karena dia tahu wargadesa mengejarnya,” ujar Syaiful. (yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Hukum & Kriminal

Berontak, Kaki 2 Maling Didor Timah Panas

Diterbitkan

||

Berontak, Kaki 2 Maling Didor Timah Panas

Jember, Memontum – Kedua pelaku pencurian dengan pemberatan, Nur kholis Muhammad Nur Kholis asal Kecamatan/Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatra Barat dan Abdi Permana asal Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor berhasil dilumpuhkan oleh Tim Srigala Polsek Sumbersari Polres Jember, di sebuah kosan yang berada di wilayah Jubung, Kecamatan Sukorambi.

Kapolsek Sumbersari, Kompol Faruk Mustafa Kamil mengatakan, kedua terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya, karena saat akan dilakukan pengembangan, keduanya melakukan perlawanan yang membahayakan petugas.

“Keduanya melakukan aksinya di dua TKP Wilayah kampus sekitar Kelurahan/Kecamatan Sumbersari.” katanya, Minggu (17/11/2019) sore.

Kedua pelaku terang Faruk, melakukan pencurian Laptop, Notebook dan Handphone yang ada di kamar di kos – kosan mahasiswa. Letaknya di Jalan Jawa Kelurahan/ Kecamatan Sumbersari. Biasanya, aksi dilakoni pada Jumat (15/11/2019) sekitar pukul 12.00, berbarengan salat Jumat.

“Menurut pengakuan Nur Kholis, dia berperan sebagai pemantau situasi, sedangkan Abdi Permana yang melakukan eksekusi dengan menggunakan obeng membuka jendela, Abdi mengambil barang dan diserahkan kepada Nur Kholis, yang telah siap dengan tas punggung yang dibawa,” jelas Faruk.

Faruk menerangkan, pihaknya melakukan penyelidikan dan pelacakan terhadap pelaku setelah mendapat pelaporan dari korban yang berstatus Mahasiswa, bernama Endar Mei Candra (26) warga Desa Pasinan Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang dan Hasbi Ikhlasul Ariq (21) Desa/Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang

“Barang Bukti hasil kejahatan yang berhasil diamankan petugas yakni 1 HP merk MI A2 LITE, 1 laptop Accer biru 14 inch, 1 Note book Lenovo hitam 11 inch, 1 merk HP Redmi Note 4X, laptop Assus biru dongker 14 inch, 1 buah obeng, ” ungkapnya.

Guna proses hukum lebih lanjut sambung Faruk Kedua pelaku dan sejumlah barang bukti digelandang ke Mapolsek Sumbersari untuk keduanya penyidik dijerat pasal 363 ayat (1) ke 4, 5 KUHP, tentang Pencurian dengan Pemberatan. (gik/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Trending