Connect with us

Pemerintahan

Nelayan Puger Terima Asuransi kesehatan dan Sertifikat Tanah Gratis

Diterbitkan

||

Nelayan Puger Terima Asuransi kesehatan dan Sertifikat Tanah Gratis

Jember, Memontum – Dalam kunjungan kerja pada acara Festival Perikanan Jember tahun 2019 yang di gelar di Pendapa Kecamatan Puger, Kabupaten Jember pada Sabtu (7/12/2019) kemarin, Wakil Bupati Jember KH Muqit Arief menyebutkan, masyarakat nelayan sangat berjasa dan ikut mencerdaskan generasi bangsa.

“Mungkin mereka para nelayan tidak berfikir bahwa hasil tangkapannya, memiliki nilai protein yang sangat tinggi yang berguna untuk mencerdaskan generasi bangsa khususnya,” kata Muqit.

Wakil Bupati Jember KH Muqit Arief menyerahkan kartu asuransi kepada keluarga nelayan Puger. (rir)

Wakil Bupati Jember KH Muqit Arief menyerahkan kartu asuransi kepada keluarga nelayan Puger. (rir)

Wabup menjelaskan, Kabupaten Jember memiliki wilayah laut yang sangat luas, yakni kurang lebih 54.000 km persegi dan jumlah masyarakat nelayan, sekitar 13.000 orang, dengan potensi tersebut diakuinya, masyarakat nelayan di Jember sangat berjasa sebagai penyumbang di sektor perikanan Khususnya di Kabupaten Jember.

“Menurut data yang ada, perairan laut yang ada di Jember telah menyumbangkan sebesar 40 ribu ton ikan laut pertahun yang mungkin tidak di konsumsi oleh masyarakat Jember saja, akan tetapi di kirim ke luar daerah,” jelas Wabup.

Menurut Wabup, dengan wilayah laut yang cukup luas, sangat menunjang terhadap perekonomian masyarakat Jember, di sadari atau tidak, masyarakat nelayan Jember telah ikut andil membantu program pemerintah dengan membuka lapangan pekerjaan.

“Bayangkan seandainya tidak ada masyarakat nelayan, berapa ribu orang yang tidak bisa mendapatkan pekerjaan,” sebut Wabup Muqit.

Oleh karena itu lanjut Wabup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memberikan perhatian kepada masyarakat Nelayan, salah satu dari perhatian yakni melalui dinas perikanan menggelar kegiatan Festival Perikanan Jember tahun 2019.

Selain itu, Pemkab juga menyerahkan Kartu asuransi kesehatan dengan nilai klaim sebesar 20 juta rupiah dan 200 juta rupiah untuk asuransi kecelakaan laut yang menyebabkan meninggal dunia secara simbolis kepada ribuan nelayan yang ada di Puger dan surat sertifikat tanah gratis kepada nelayan Puger.

“Seandainya mereka membutuhkan dana, maka dengan sertifikat tersebut, tentunya mempunyai nilai yang lebih tinggi jika nanti berhubungan dengan perbankan,” ungkap Muqit.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jember Murtadlo mengatakan, Pemkab Jember telah membagikan Kartu Asuransi kepada sekitar 5600 nelayan di kabupaten Jember dan untuk nelayan Puger sekitar 2700 nelayan sedangkan untuk surat sertifikat tanah ada 100 sertifikat yang telah di bagikan kepada nelayan Puger.

“Ini merupakan perwujudan dari program 22 Janji Kerja Bupati dr Hj Faida dan Wakil Bupati KH.Muqit Arief yakni perlindungan terhadap nelayan yakni perlindungan baik hak atas tanahnya, perlindungan jiwanya berupa asuransi, ” pungkasnya. (rir/yud/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Ratusan Pedagang Pasar Balung Jalani Rapid Test

Diterbitkan

||

Petugas sedang melakukan rapid test. (ist)
Petugas sedang melakukan rapid test. (ist)

Memontum, Jember – Ratusan pedagang pasar Balung lama dan pasar Balung baru sangat antusias ikuti anjuran Bupati Jember dr Faida MMr melakukan Rapid Test yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Jember, Jumat (29/5/ 2020) siang.

Pelaksanaan Rapid test tersebut didampingi Muspika serta Mantri pasar Balung dan terlihat bukan hanya pedagang pasar yang mengikuti rapid test, wargapun antusias ingin mengikuti Rapid test.

Dikarenakan rapid test yang dilaksanakan di pasar pasar ini lebih difokuskan kepada para pedagang, warga pun harus legowo tidak bisa mengikuti rapid test saat ini.

Kepala Puskesmas Kecamatan Balung, dr. Roszania Hidayat memimpin langsung kesiapsiagaan petugas medis serta mendapat pengamanan langsung dari Muspika Kecamatan Balung.

Camat Balung Widayaka menyampaikan, pihaknya bersyukur hari ini bisa melaksanakan rapid test kepada ratusan pedagang pasar yang ada di Pasar Balung lama maupun Pasar Balung baru.

“Kita target di Pasar Balung lama ini sekitar 552 orang, sementara untuk di pasar Balung baru yang berlokasi di Desa Balung Kulon kita target sebanyak 212 dan diharapkan bisa selesai hari ini, karena besok pasar akan dibuka,” tuturnya.

Menyentuh tujuan dilaksanakanya rapid test kepada para pedagang, Widayaka menambahkan, ini adalah upaya pemerintah mencegah meluasnya wabah covid-19 khususnya di lingkungan pedagang pasar.

Ditanya soal antusias warga sekitar yang turut datang bermaksud untuk mengikuti rapid test namun belum ada peluang menyampaikan.

” Ya kita harapkan ada anggaran yang mencukupi sehingga masyarakat bisa juga di rapid test,” ungkapnya.

Beberapa pedagang pasar yang sempat ditemui wartawan seusai melakukan rapid test menyampaikan.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa berkesempatan mengikuti rapid test yang digelar pemerintah dan ini sangat membantu sekali kepada kami,” tuturnya.

Setelah menjalani rapid test ini kami lebih tenang dan lebih yakin untuk beraktifitas, apalagi ini gratis tentunya sangat membantu sekali bagi kami, “pungkasnya (tog/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pemkab Jember Segera Rehab 320 Bangunan Ruang 294 Lembaga Pendidikan

Diterbitkan

||

Pemkab Jember Segera Rehab 320 Bangunan Ruang 294 Lembaga Pendidikan

Memontum, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember akan membangun sebanyak 320 ruang di 294 lembaga pendidikan tingkat sekolah dasar di Kabupaten Jember. Rehab itu akan menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020 senilai Rp 34.971.121.000.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Dr Edy Budi Susilo MSi menjelaskan, bangunan ruang yang akan direhab itu telah masuk dalam data pokok pendidikan atau Dapodik Kabupaten Jember.

“Data itu ada di Dapodik yang dilaporkan pada tahun 2019, dan direncanakan eksekusinya pada tahun 2020 ini,” ungkap Edy melalui sambungan telepon.

Jika tidak ada halangan yang berarti, eksekusi anggaran DAK itu dilakukan pada bulan depan.

Rehab bangunan ruang melalui DAK itu, kata Edy, diharapkan bisa mengurangi jumlah ruang yang rusak berat maupun sedang. Serta bisa mengganti bangunan yang usianya sudah lama.

Salah satu lembaga yang mendapatkan program rehabilitasi bangunan ruang adalah SDN Klompangan 02 Ajung, yang oleh warga dilaporkan salah satu ruangnya telah roboh.

Sekolahan dengan bangunan lama ini melaporkan melalui Dapodik adanya satu ruang yang rusak berat dan sebelas ruang mengalami rusak sedang.

Data di Dapodik, kata Edy, akan dikroscek dengan kondisi di lapangan. Sebab, di DAK menyebutkan SDN Klompangan 02 Ajung ini mendapatkan kuota tiga ruang yang akan direhab berat.

Sementara laporan warga menyebut bangunan yang roboh adalah satu ruang guru, yang tidak dilaporkan mengalami rusak berat.

Karena itu, Edy memastikan akan merobohkan satu bangunan yang dilaporkan dalam Dapodik rusak berat apabila membahayakan. “Agar saat kegiatan berlajar mengajar ke depan, anak-anak sudah aman,” ungkapnya.

Terkait peristiwa bangunan ruang guru yang roboh, Edy menyayangkan tidak segera mendapatkan laporan dari kepala sekolah.

Bukan hanya pihaknya yang berada di pucuk pimpinan di Dinas Pendidikan yang tidak mendapatkan laporan.

Pengawas SD di sekolah itu juga tidak segera mendapat laporan peristiwa yang terjadi pada Rabu, 20 Mei 2020, pukul 08.30 itu.

“Kepala sekolah memang tidak melaporkan ke pengawas, camat, maupun ke Diknas,” ungkapnya Edy mengaku baru mendapatkan laporan dari warga pada Kamis, 28 Mei 2020, sekira pukul 19.00.

Begitu mendapatkan laporan, segera ia menghubungi pengawas sekolah untuk mengecek laporan itu. “Ini murni kepala sekolah yang tidak melapor,” tandasnya.

Karena itu, kepala sekolah bersangkutan akan dimintai keterangan. Pemanggilan itu juga terkait dengan rencana rehab tiga ruang melalui DAK.

“Kita bisa mendesain ulang rencana rehab. Kami upayakan bagaimana juga bisa untuk membangun bangunan ruang yang roboh itu. Apalagi anggaran DAK sangat memungkinkan untuk itu,” pungkasnya. (tog/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

600 Anggota Polri dan ASN Polres Jember Jalani Rapid Test

Diterbitkan

||

Kapolres Jember AKBP Aris Supiyono dan petugas Kesehatan saat rapid test. (humas polres Jember For Memontum.com)
Kapolres Jember AKBP Aris Supiyono dan petugas Kesehatan saat rapid test. (humas polres Jember For Memontum.com)

Memontum Jember – Sebanyak 600 Anggota Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) polres Jember menjalani Rapid Test massal yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember dan Urusan kesehatan (Urkes) Polres Jember, Jumat (29/5/2020) siang.

Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono melalui Humas polres Jember Aiptu Andry Ronny mengatakan penyelenggaraan Rapid Test itu diselenggarakan di Aula Rupatama Mapolres Jember untuk mengetahui kesehatan anggota terkait Covid-19.

Anggota polres Jember jalani Rapid test. (humas polres jember for memontum.com)

Anggota polres Jember jalani Rapid test. (humas polres jember for memontum.com)

“Rapid test ini juga dalam rangka menghadapi persiapan Kampung Tangguh Semeru (KTS) dan New Normal,” katanya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Rapid test diselenggarakan mulai sekitar pukul 08.00 hingga 11.30 dan diikuti oleh 189 Anggota Staff Polres Jember, 81 Anggota Satreskrim, 24 Anggota Satnarkoba, 78 Anggota Satsabhara, 47 Anggota Satintelkam dan 128 Anggota Satlantas.

“Untuk mengetahui hasilnya besok, sekarang hanya pengambilan Sample darah saja dan di bawa ke Laboratarium,” ujar Andry.

Diketahui petugas kesehatan yang melakukan Rapit test dari Dinkes jember meliputi petugas kesehatan dari puskesmas Jelbuk, Ajung, Sukorambi Gladak Pakem dan petugas kesehatan dari puskesmas Patrang. (tog/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Trending