Connect with us

Pemerintahan

Pertama, Bupati Faida Teken Kontrak 937 CP3K

Diterbitkan

||

Bupati Faida saat menandatangani kontrak CP3K di Aula PB Sudirman Pemkab Jember. (ist)
Bupati Faida saat menandatangani kontrak CP3K di Aula PB Sudirman Pemkab Jember. (ist)

Jember, Memontum – Pertama kalinya, Bupati Jember meneken kontrak 937 Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CP3K) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, penandatanganan tersebut sudah sesuai regulasi yang ada dan ditetapkan pemerintah pusat.

Penandatangan itu dikemas dengan selametan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (CP3K) Pemkab Jember, yang bertempat di Aula PB Sudirman, Sabtu (18/1/2020) siang.

“Cara menjadi ASN ada 2 langkah, yang satu jalur CPNS dan yang satunya jalur kontrak kerja atau P3K,” kata Bupati Jember.

Faida menyebut, ada sekitar ribuan yang akan mendapat tand tangan darinya, namun kali ini masih tahap pertama yang akan diberikan.

“Ini angkatan pertama, ada 937 yang mayoritas dari guru, sisanya tenaga kesehatan dan penyuluh lapangan di dinas pertanian,” tuturnya.

Dari paparan Bupati, dalam pemberian kontrak tersebut diantaranya guru SD 555 orang, guru SMP 218 orang, tenaga kesehatan 72 orang dan 90 orang penyuluh lapangan di Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.

Faida menyatakan bahwa apa yang dikerjakan ini sesuai regulasi yang ada. Dasar hukum yang digunakan, Pertama, PP NO.49/2018 tentang managemen PPPK, Kedua, Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara No:26-30/P6512/IV/19.01tanggal 04 April 2019 perihal penyampaian hasil seleksi P3K Pemkab Jember tahun 2019, Ketiga, surat Menkeu RI no;5-952/MK.02/2019 tanggal 27 Desember 2019 perihal ijin prinsip besaran gaji dan tunjangan PPPK.

Pengadaan CP3K berasal dari tenaga honorer kategori II yang telah lulus seleksi oleh panitia seleksi nasional. “Ini adalah hasil tes P3K tahun 2019 kemarin, yang sudah ada keputusannya bulan april,” jelas Faida.

Besaran gaji mereka sebagian sudah diatur dan sebagian ada petunjuk dari kementrian keuangan soal besaran gaji. “Petunjuk teknis lainnya memang belum muncul, tapi Pemda Jember mengajukan ijin untuk bisa tandatangani surat perjanjian mereka sebagai CP3K, sambil menunggu petunjuk teknis lebih lanjut,” tegasnya.

Sumber dana untuk gaji diambilkan dari APBD. Sementara Faida mengatakan untuk sumber gaji dan honor mereka dianggarkan oleh Pemkab.

Terkait APBD tahun ini yang masih belum clear dengan DPRD II Kabupaten Jember, Bupati mengatakan jika Peraturan Bupati (Perbup) tentang APBD Jember sudah disetujui Gubernur Jawa Timur. Maka penyelenggaraan roda pemerintahan harus tetap berjalan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Faida juga mengungkapkan kabar menarik buat masyarakat jember, tentang adanya penerimaan CPNS yang pada tahun ini akan diselenggarakan dua kali. (gik/yud/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

PKK Jember Akan Bagikan Masker Dor To Dor Secara Masif

Diterbitkan

||

oleh

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Hj. Maimunah Muqit bersama Bupati Jember dr Faida, MMR
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Hj. Maimunah Muqit bersama Bupati Jember dr Faida, MMR

Memontum Jember – Demi mencegah terjadinya penularan virus corona di masyarakat, tim Penggerak PKK Kabupaten Jember akan memasifkan pembagian masker untuk masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Hj. Maimunah Muqit, usai koordinasi secara virtual dengan Mendagri Tito Karnavian di PendapaWahyawibawagraha, Senin (10/8/2020).

Menurut istri Wakil Bupati Jember ini, pembagian masker itu merupakan instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. “Dan kami akan membagikan masker dari rumah ke rumah, Kamipun sedang menyiapkan hal itu,” paparnya .

Sebelumnya,TP PKK Kabupaten Jember bersama elemen lainnya membagikan seribu masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar Tanjung. Ini juga bagian dari instruksi Mendagri.

“Selain itu, kami juga telah memberikan masker kepada kader-kader posyandu di 31 kecamatan di Kabupaten Jember,” terangnya.

Sesuai evaluasi bersama Mendagri, pembagian masker tersebut perlu dimasifkan. Yakni dengan membagikan masker ke tiap rumah warga. Maimunah berharap dalam dua pekan ini pihaknya bisa menuntaskan pembagian masker tersebut.

Selain itu, TP PKK Kabupaten Jember saat ini juga sedang menyiapkan protokol kesehatan untuk pelaksanaan timbang bayi.

“Saat ini sudah memasuki bulan timbang. Jadi, mau tidak mau, hal itu harus segera dilakukan, tapi dengan protokol kesehatan,” pungkasnya. (bud/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Apel Gabungan Kesiapsiagaan Dalkarhutla dan Bencana Alam

Diterbitkan

||

oleh

Apel Gabungan kesiapsiagaan Dalkarhutla dan bencana Alam tahun 2020 di Kabupaten Jember di Mako Kodim 0824 Jember, Senin pagi (10/8/2020)
Apel Gabungan kesiapsiagaan Dalkarhutla dan bencana Alam tahun 2020 di Kabupaten Jember di Mako Kodim 0824 Jember, Senin pagi (10/8/2020)

Memontum Jember – Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Inf La ode Muhammad Nurdin, Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono, Administratur Utama KPH Perhutani Jember, Rukman Supriyatna pimpin langsung apel Gabungan kesiapsiagaan Dalkarhutla dan bencana Alam tahun 2020 di Kabupaten Jember di Mako Kodim 0824 Jember, Senin pagi (10/8/2020).

Apel kesiapsiagaan gabungan tersebut dilakukan untuk mengecek persiapan personil mulai dari TNI, Polri, BPBD, Taman Nasional Meru Betiri (TMMB), Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA), Perhutani. Pihak terkait lainnya juga disiagakan untuk menanggulangi dan mengantisipasi dan mengantisipasi Karhutla di Kabupaten Jember.

Rukman Supriyatna mengatakan, pendeteksian dini potensi kebakaran harus dilakukan di musim kemarau. Di kawasan Perhutani seluas 71.500 Ha, terdapat beberapa titik yang diwaspadai dan menjadi prioritas pengawasan. Keempat titik tersebut di sekitar Gunung Raung, Gunung Argopuro. Ada pula di wilayah selatan Wuluha , Ambulu.

”Untuk yang di sekitar Gunung Raung dan Gunung Argopuro biasanya areanya berada di puncak itu yang menjadi kesulitan bagi kita untuk penangganannya,” jelas Rukman.

Sementara itu, Dandim Letkol Inf La ode Muhammad Nurdin mengatakan, kegiatan itu langkah persepsi dengan seluruh unsur-unsur yang ada TNi – Polri, Perhutani, BPPD.

“Agar bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan penanganan kebencanaan khususnya Karhutla yang kapan saja bisa terjadi termasuk bencana lainnya. Kita bisa menyamakan visi dan misi kemudian langkah langkah apa dalam penanggulangan bencana,” katanya.

Selain melakukan apel kesiapsiagaan, juga dilakukan gelar perlengkapan, dan sarasehan.

”Sehingga dengan kebersamaan ini maka kita bersama sama untuk menyiapkan diri kita, perlengkapan kita untuk penanganan bencana yang sinergis sehingga masalah bencanapun bisa kita tuntaskan dengan saling bahu membahu,” kata La Ode.

Hingga saat ini untuk kesiapan alat Karhutla dari masing masing instansi seperti BKSDA, BPPD, Perhutani seluruhnya sudah siap. Peralatan tersebut akan disiapk di pos-pos terdekat dengan titik rawan agar cepat digunakan saat kebakaran terjadi.

”Marilah sama sama kita menjaga sinergitas ini, menjaga kebersamaan ini agar dengan kebersamaan ini maka seluruh masalah kebencanaan bisa kita tuntaskan dengan bersama sama,” harap La Ode. (tog/mzm)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Cegah Penularan Covid-19, 500 Ribu Masker Dibagikan Serentak

Diterbitkan

||

oleh

Cegah Penularan Covid-19, 500 Ribu Masker Dibagikan Serentak

Memontum Jember – Guna memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Jember, pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat serentak membagikan 500 ribu masker, Jum’at (07/8/ 2020)

“Harapannya dapat memotivasi masyarakat supaya mau bersatu padu dalam dalam gerakan memakai masker. Tujuannya, memberantas penularan Covid-19,” kata Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A Muqit Arief.

Pembagian serentak dilakukan di beberapa lokasi. Di dalam kota, dilakukan di Masjid Al Baitul Amien dan di jalan depan Pendapa Wahyawibawagraha.

Pembagian di jalan menyasar para pengendara yang tidak memakai masker.

Menurut wabup, pembagian juga serentak dilakukan di kecamatan-kecamatan. Ini untuk menguatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memakai masker.

“Agar masyarakat bisa menyadari bagaimana pentingnya masker ini untuk kesehatan,” tegasnya.

Bukan sekedar membagikan masker, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat, tentang manfaat masker dan cara menggunakan masker yang baik dan benar.

Masker merupakan salah satu alat pelindung diri (APD) yang digunakan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari penularan virus melalui saluran pernapasan.

Kegiatan pembagian masker tersebut merupakan dukungan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap gerakan Jatim Bermasker untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. (bud/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Trending