Connect with us

Pemerintahan

Polres dan Kejari Jember Gelar FGD

Diterbitkan

||

Polres dan Kejari Jember Gelar FGD

Jember, Memontum – Kepolisian Resor (Polres) Jember dan Kejaksaan Negeri Jember menyelenggarakan Focus Group Discussion ( FGD ), dalam sinergitas Penanganan Perkara, menyamakan persepsi, pendapat dan implementasi.

Forum yang digelar di Audiotorium Hotel Aston yang berada di wilayah Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, Selasa (21/01/2020) siang tersebut dibuka Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK M.Hum dan kepala kejaksaan negeri (Kajari) Jember Prima Idhwan Mariza, SH, MHum.

Pelaksanaan FGD dalam sinergitas penanganan perkara. (ist)

Pelaksanaan FGD dalam sinergitas penanganan perkara. (ist)

Nampak FGD itu dihadiri oleh Pejabat utama Polres Jember dan Kejaksaan Negeri Jember, Jajaran Kapolsek, Anggota Satuan Reserse Kriminal, Reserse Narkoba dan para jaksa penuntut umum yang mencapai puluhan peserta.

Kapolres yang akrab dipanggil Alfian itu mengatakan, bahwa tujuan FGD untuk menyamakan persepsi dan menyatukan pendapat atas implementasi penanganan perkara, karena tugas utama sebagai aparat penegak hukum adalah memberikan keadilan bagi masyarakat.

“Untuk itu jaga komunikasi dan soliditas bersama instansi terkait,” katanya.

Kapolres kelahiran pulau garam Madura ini menekankan kepada jajarannya, agar memperbanyak persamaan pendapat dan menghindari perbedaan pendapat yang menghambat proses penegakan hukum.

“Jaga kekompakan penyidik dan JPU, sehingga memperkecil atau bahkan meniadakan celah hukum yang dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berkepentingan di tahun Politik Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Jember,” tuturnya

Hal senada juga disampaikan Kajari Jember Prima Idhwan Mariza, S.H,M.Hum, Kejari mengingatkan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menjaga integritasnya, perbaikan di bidang sistem birokrasi merupakan kunci kepercayaan masyarakat.

“Ada hal-hal yang sebenarnya sederhana jangan dibuat rumit, Kalau bisa dipermudah jangan lagi dipersulit,” ujarnya.

Nampak, di penghujung acara, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, memberikan Plakat kepada Kajari Prima Idhwan Mariza, SH,M.Hum sebagai tanda penguatan sinergitas antara Polres Jember dan Kejaksaan Negeri Jember. (gik/yud/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Kenal Pamit Kapolres Jember Lama dan Baru

Diterbitkan

||

Kenal Pamit Kapolres Jember Lama dan Baru

Jember, Memontum – Setelah dilantik menjadi Wakapolres Bekasi Kota beberapa saat yang lalu, mantan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal didampingi Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono berpamitan kepada Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf. La Ode M Nurdin dikantornya dan Bupati jember dr Hj Faida MMr di Pendopo Wahyawibawagraha, Rabu (19/2/2020) siang.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M. Nurdin menyatakan ini merupakan tradisi dari Kodim 0824 Jember, sehingga ada ikatan batin yang kuat.

AKBP Alfian Nurrizal, Bupati Jember bersama dr Hj Faida MMr serta dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Kapolres Jember yang baru AKBP Aris Supriyono berfoto bersama di Pendopo Wahyawibawagraha. (gik)

AKBP Alfian Nurrizal, Bupati Jember bersama dr Hj Faida MMr serta dandim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin dan Kapolres Jember yang baru AKBP Aris Supriyono berfoto bersama di Pendopo Wahyawibawagraha. (gik)

“Sinergitas yang sudah di bangun selama oleh AKBP Alfian Nurrizal kepada kami sangat luar biasa, sehingga kami sangat berat melepas beliau, tetapi kami harus rela, karena semua ini demi bangsa dan negara,” terang La Ode.

Dengan adanya tradisi apel bersama dengan anggota Kodim 0824 Jember, lanjut La Ode, kapolres Jember lama di bopong oleh anggota TNI menuju mobil dan berkeliling kota, diiringi konvoi anggota TNI, dirinya berharap dengan tradisi ini terjalin ikatan batin yang kuat.

“Dengan silaturahmi ini, kita akan terus pelihara dan kita bina, sinergitas TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Jember, agar bisa semakin maksimal, untuk menjaga jember yang aman dan damai,”pesannya.

La Ode mengungkapkan, sesuai dengan kata mantan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal “Jegeh Apik e Jember” yang artinya jaga Bagusnya Jember, oleh karena kota jember kota pandhalungan, terdiri dari berbagai bahasa yakni bahasa Jawa, Madura, maka secara bersama-sama ikut menjaganya.

La Ode berharap, kepada Kapolres yang baru, agar sinergitas ini bisa dilanjutkan, untuk bersama-sama menjaga dan menciptakan kabupaten Jember yang kondusif, aman dan damai.

Sementara itu, Bupati Jember dr Hj Faida MMr mengatakan siapapun yang menjabat kapolres Jember dapat bersinergi, karena tugas bersama Forkopimda adalah tugas kehormatan dari negara.

“Dengan adanya koordinasi yang baik, jember dapat terjaga kondusifitasnya, dan agenda pesta demokrasi pilkades dan Pilkada dapat berjalan dengan baik,” tukasnya.

Masing -masing memang memiliki Tupoksi sendiri-sendiri, sambung bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember ini, namun sinergitas diatur tugas dan kewenangannya, karena Forkopimda harus menjaga kekompakan.

“Selamat bertugas kepada Pak Alfian, terima kasih atas tugasnya, telah menciptakan jember yang aman dan damai. Semoga sukses dan lancar di tempat tugas yang baru,” ucap Faida. (gik/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Basarnas Jember Tingkatkan Potensi SDM dan Pelatihan Anggota

Diterbitkan

||

Para anggota Basarnas Jember saat sedang mengikuti pelatihan. (gik)
Para anggota Basarnas Jember saat sedang mengikuti pelatihan. (gik)

Memontum Jember – Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam penanganan bencana, Basarnas Jember bekerjasama dengan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Jember melaksanakan pelatihan, dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), di Aula Hotel Cempaka Patrang, Selasa (18/2/2020) siang.

Dalam kegiatan pelatihan tersebut, dihadiri oleh Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama, BPBD Jember, Kodim 0824 dan Polres Jember, serta jajaran kesatuan TNI yang ada di Kabupaten Jember.

Foto bersama Direktur Basarnas, Dandim 0824 Jember dan Polres Jember serta anggota basarnas saat Pembukaan pelatihan anggota Basarna di Aula Cempaka hotel. (gik)

Foto bersama Direktur Basarnas, Dandim 0824 Jember dan Polres Jember serta anggota basarnas saat Pembukaan pelatihan anggota Basarna di Aula Cempaka hotel. (gik)

“Target dari pelatihan ini, target pembinaan potensi khususnya SAR, dengan tujuan bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di daerah,” kata Budi usai memberikan pemaparan pelatihan.

Menurut Budi, apabila terjadi kondisi yang darurat, baik menyangkut tugas pokok Basarnas dalam penanganan kecelakaan transportasi, maupun tugas pokok dari BPBD dalam kebencanaan, adanya peningkatan potensi SDM akan menjadi kekuatan tim SAR gabungan bisa membantu.

“Baik itu secara profesi, perorangan, kerjasama tim, sampai dengan pengorganisasian, sehingga nantinya menjadi potensi dan kekayaan di daerah, jadi aset daerah untuk memberikan jaminan, rasa aman, kepada masyarakat dan penggiat bisnis, khususnya bisnis pariwisata yang menjadi perhatian pemerintah saat ini,” ucapnya.

Kata Budi maksud dari permasalahan ketinggian itu sebetulnya banyak, yang mana peran petugas Rescue bisa mencari atau menolong korban diatas permukaan.

“Maka itu kita latih untuk kemampuan dalam kondisi darurat, di permukaan air, seperti renang, membantu korban tenggelam, baik permukaan laut, sungai, danau dan di perairan,” paparnya.

Sedangkan untuk ketinggian di Indonesia sambung Budi, tidak hanya naik gunung, bisa jadi ada di bawah jurang, maka Basarnas memberi pembekalan dan kemampuan untuk dapat menolong korban yang ada di ketinggian maupun di kedalaman, dengan menggunakan peralatan yang khusus.

Budi menerangkan, terkait dengan kebencanaan dan dampak yang diakibatkan dari bencana, karena bangunan runtuh, memiliki tehnik evakuasi itu sendiri dan akan memberikan pembekalan di waktu yang akan datang.

Suatu misal, kemampuan untuk mengevakuasi korban yang terperangkap di bawah reruntuhan gedung, itu ada tersendiri pelajarannya sama dengan yang melakukan penyelamatan seperti di gua atau gunung, itu juga akan kita berikan pengetahuan khusus, serta mengevakuasi korban yang berada di reruntuhan bukit-bukit.

Sementara, salah satu peserta, Sertu Zulfikar mengutarakan jika pelatihan ini sangat penting sekali, karena dari seluruh elemen masyarakat membutuhkan potensi SAR seperti ini.

“Seperti yang kita ketahui, cuaca dan musim seperti ini banyak sekali bencana-bencana yang terjadi di lingkungan kita, jadi ini sangat positif menurut saya, pelatihan ini bisa membantu masyarakat di sekitar kita,” ujarnya.

Zulfikar sendiri mengaku, pada pelatihan ini sesuai dengan bidangnya fokus dengan ketinggian. Bagaimana tehnik pertolongan pada ketinggian atau korban yang terjatuh ke dalam jurang.

“Sebelumnya, saya tidak pernah ikut pelatihan semacam ini dan ini pertama kali. Hanya saja untuk dasar-dasar pernah, mengikuti pelatihan saat di kemiliteran,” jelasnya. (gik/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Ciptakan Kondusifitas Wilayah Jelang Pilkada, Dandim 0824 Datangi Bawaslu Jember

Diterbitkan

||

Komandan Kodim 0824 Jember ditemui pengurus Bawaslu Jember. (ist)
Komandan Kodim 0824 Jember ditemui pengurus Bawaslu Jember. (ist)

Jember, Memontum – Selaku bagian dari perangkat keamanan di Kabupaten Jember menjelang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, berbagai upaya dilakukan Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin untuk menciptakan suasana damai dan kondusif.

Salah satunya dengan bersilaturahmi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember yang di Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, setelah sebelumya, bersilatuhrohmi ke partai -partai politik dan perangkat Pemiliha kepala daerah lainya.

Dalam kunjungan tersebut Dandim yang akrab dengan Sapaan La Ode ini, menjelang Pilkada menyerukan serta mengajak semua elemen untuk bersama sama menjaga keamanan, kedamaian dan kekondusifan kabupaten Jember serta jangan mudah terprovokasi.

“Kita perlu peran dari semua elemen masyarakat untuk mewujudkan Jember yang aman dan kondusif tersebut, sehingga, saya berupaya bersilaturahim dengan semua elemen masyarakat, baik kalangan partai politik, para ulama, para tokoh masyarakat,” ujar La ode, Selasa (18/2/2020) di kantor Bawaslu usai acara Silatuhrohmi.

Senada, Ketua Bawaslu Jember Imam Tabrani mengajak semua untuk melaksanakan bidang tugas masing-masing dengan baik sesuai dengan Tupoksinya, sehingga Pemilihan kepala daerah di kabuapten Jember dapat berjalan secara tertib demokratis dan kondusif.

“Karena ini memang bukan hanya tugas aparat keamanan saja, namun perlu sinergitas semua pihak, perlu peran bersama dari masyarakat dan merupakan tanggung jawab semua, termasuk Bawaslu Jember, ” terangnya. (gik/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Trending