Connect with us

Berita

Sang Bintang Kelas Reza, Alami Penyempitan Saluran Pernafasan, Sulit Biaya

Diterbitkan

||

Siti, ibu Resa saat diwawancarai media. (ist)
Siti, ibu Resa saat diwawancarai media. (ist)

Jember, Memontum – Ahmad Daniar Reza Firdaus biasa dipanggil Reza, putra kedua dari Siti Soleha ini harus mengalami nasib menyedihkan, pasca kecelakaan yang dialaminya setahun lalu, sewaktu akan mengikuti kegiatan tambahan disekolah mengalami kecelakaan, dia terjatuh dan terserempet kendaraan yang melaju cepat, akibatnya, anak kelas lima SDN Bangsalsari 03 itu lehernya tertusuk tiang setir sepedanya.

Saat itu, Reza langsung dibawa ke rumah sakit untuk tindakan medis, dokter mengatakan, Reza mengalami penyimpitan saluran nafas, hingga harus diambil tindakan medis dengan melebarkan saluran pernafasan dengan dipasang Tracheos Tomy agar memudahkan dia bernafas.

Kekuatiran orang tua Reza akan masa depan anak, membuatnya harus berjuang keras agar sang putra bisa kembali normal seperti teman lainnya, berbagai cara telah dilakukan, hingga Rezapun mengalami tindakan operasi sampai 5 kali, persoalan muncul saat biaya operasi tidak tercover dalam BPJS, konon biaya itu mencapai puluhan juta rupiah.

“Terus terang kami dari keluarga tidak mampu, untuk biaya pengobatan Reza yang sangat besar, kami tidak punya biaya, hingga kami sementara masih menunggu rejeki untuk mengoperasi saluran nafasnya, ” ujar Siti, ibu Reza di rumahnya, Rabu (5/2/20200) siang.

Saat disinggung berapa besar biaya untuk membuat Reza bisa kembali bisa bicara, Siti mengatakan berkisar 80 juta rupiah.

“Kata dokter untuk biaya operasi Reza agar bisa kembali normal butuh biaya diatas 80 juta, itu kami tidak mampu” ungkapnya .”Berharap Bantuan Bunda Faida, ” ucapnya seraya meneteskan airmata.

Disaat situasi ekonominya semakin terperosok, ibu Reza berharap agar kondisi anaknya ini bisa diketahui bupati Jember dr Hj Faida MMr, menurutnya dengan bertemu bupati dirinya bisa menyampaikan semua yang dialaminya, paling tidak hatinya akan tenang, soal bagaimana nantinya nasib putra keduanya itu, dirinya pasrahkan sama Allah, semoga bisa terselesaikan. (bud/yud/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Lagi, PMI Jember Kuburkan Pasien PDP

Diterbitkan

||

Proses pemakaman jenazah (Ist)
Proses pemakaman jenazah (Ist)

5 X Pemakaman PDP Covid-19

Memontum, Jember – Kembali, mobil layanan pengantar Jenazah Palang Merah Indonesia (PMI) Jember mengantar pasien covid-19 yang terkonfirmasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) dari salah satu Rumah sakit rujukan di Jember.

Kali ini mobil pengantar dengan 5 petugas menggunakan APD lengkap sesuai dengan protokol Covid – 19 mengantarkan jenazah seorang laki – laki warga desa Pondokrejo kecamatan Tempurejo ke TPU Desa Pondokrejo.

Sebelum jenazah dimakamkan, salat jenasah dahulu. (ist)

Sebelum jenazah dimakamkan, salat jenasah dahulu. (ist)

“Ini sudah yang kelima kalinya mobil pengantar Jenazah mengantarkan jenazah yang terkonfirmasi PDP, ” ujar ketua PMI Jember H AE Zaenal Marzuki di kantornya, Selasa (19/5/2020) siang.

Zaenal menyebut pengantaran jenazah secara Gratis oleh PMI Jember adalah sebagai bentuk pelayanan PMI Jember di masa Pandemi Covid-19 terhadap warga Kabupaten Jember.

“Pengantaran jenazah ini adalah bentuk pelayanan PMI Jember dan pengantaran itu Gratis tanpa dipungut biaya,” kata Zaenal.

Zaenal menerangkan, pemakaman itu dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid 19 serta tidak mengurangi kearifan budaya lokal sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya.

“Sebelum dimakamkan, petugas melakukan sholat jenazah dengan jenazah tetap berada dalam mobil, Hal ini bertujuan untuk memastikan perlakuan jenazah bermartabat dan sesuai prinsip – prinsip kemanusian,” terang terang pengacara senior di kabupaten Jember ini.

Camat Tempurejo Akbar Winasis saat di konfirmasi melalui telepon membenarkan adanya pemakaman pasien yang terkonfirmasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di wilayahnya.

“Benar, tadi sekitar pukul 10.00, sebelumnya saya dikabari oleh petugas medis dari Rumah sakit,” kata camat yang akrab disapa Akbar ini.

Sementara Kepala Desa Pondokrejo Misriyanto efendi mengungkapkan sesuai laporan yang diterimanya, Almarhum dirawat di rumah sakit rujukan sekitar 15 hari.

“Almarhum memang bekerja di Surabaya waktu itu pulang dan menjelang puasa berangkat lagi, waktu itu kondisinya kurang sehat, gitu informasi dari istri waktu saya panggil ke kantor,” jelasnya. (tog/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Pasar Hewan Patok – Kencong Jember Buka Lagi

Diterbitkan

||

Situasi di pasar hewan patok Kencong. (yud)
Situasi di pasar hewan patok Kencong. (yud)

Memontum Jember – Sejak pemerintah Kabupaten Jember membuka kembali Pasar hewan, pasar hewan Patok yang berada di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu (16/5/2020) pagi, mulai beroperasi.

Pantauan memontum.com di lokasi, dihari pertama pasar buka terlihat sepi tidak seperti biasanya dan tidak tampak ramai transaksi jual beli dan tampak belum begitu hewan yang dipasarkan.

Kepala pengelola pasar hewan Kencong Ernawati mengatakan, dimungkinkan karena awal buka, banyak para pedagang hewan maupun masyarakat belum banyak yang mengetahui.

“Di hari pertama belum ada keramaian yang signifikan, mungkin masih banyak para pedagang dan masyarakat yang belum tahu pasar hewan dibuka kembali,” kata Erna.

Meski demikian, terang Erna, respon pedagang di hari pertama sangat antusias dan mengucapkan terima kasih kepada pemkab jember dengan dibukanya kembali pasar hewan.

“Untuk sementara yang datang cukup dari lokal aja, karena anjuran dari pemerintah pedagang dari luar jember tidak boleh masuk, ” jelasnya.

Dia menjelaskan, beroperasinya kembali pasar hewan di tengah pandemi covid-19 bukan berarti para pedagang bebas dari aturan prokol covid-19.

“Selama pandemi pedagang harus tetap mengikuti anjuran pemerintah yaitu harus memakai masker, jaga jarak, jaga kebersihan dan cuci tangan dengan air mengalir, ” jelasnya.

Seniman seorang pedagang warga Kencong mengaku senang, sebab selama 2 bulan dirinya menganggur, kini bisa berjualan kembali.

“Waktu ditutup ya gak jalan, meskipun ada petani menawarkan sapi gak nebak (membeli), mau dijual kemana. Sekarang masih sepi dan harga sapi masih belum stabil,” ungkap Seniman.

Terkait anjuran pemerintah untuk memakai masker dan jaga jarak Seniman mengaku, dirinya dan pedagang lainya siap mematuhi aturan tersebut asalkan pasar hewan tidak di tutup.

“Kalau memang anjuran pemerintah kita mengikuti prosedur covid 19 kita ikuti saja yang penting pasar buka,” pungkasnya. (yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Berita

Lagi, Warga PDP di Jember Meninggal

Diterbitkan

||

Petugas sholat jenazah sebelum memakamkan. (Ist)
Petugas sholat jenazah sebelum memakamkan. (Ist)

Memontum, Jember – Mobil Ambulans Jenazah Covid -19 PMI Kabupaten Jember antarkan jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal desa/kecamatan Jombang, Selasa (12/5/2020) sekitar pukul 14.00.

Petugas PMI Jember mengantarkan Jenazah dari salah satu rumah sakit rujukan Covid -19 di Kabupaten Jember langsung ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah setempat.

Petugas mengeluarkan Jenazah PDP Covid-19. (ist)

Petugas mengeluarkan Jenazah PDP Covid-19. (ist)

Warga Jombang tersebut dimakamkan sesuai dengan protokol keamanan dan prosedur pemakaman jenazah masa pandemi Virus Corona.

” Ini sudah ketiga kalinya mobil ambulans Jenazah PMI Jember mengevakuasi jenazah PDP Covid 19 secara gratis,” kata ketua PMI Jember H E.A Zaenal Marzuki, Selasa (12/5/2020) siang.

Tiga petugas pengantar jenazah PDP Covid 19 dari PMI Jember tersebut terang Zaenal, melakukannya sesuai protokol Menejemen dengan menggunakan baju Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.

” Sebelum jenazah dimakamkan, regu ambulans bersama keluarga dan melakukan shalat jenazah sesuai agama yang dianut dengan posisi jenasah tetap didalam mobil,” jelasnya.

“Hal ini bertujuan untuk memastikan perlakuan jenazah bermartabat sesuai prinsip-prinsip kemanusiaan dan kearifan lokal, ” imbuh Zaenal. (yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Trending