Connect with us

Politik

Terbuka Peluang Partai Politik di Jember Usung Faida – Vian

Diterbitkan

||

Terbuka Peluang Partai Politik di Jember Usung Faida – Vian

Memontum Jember – Partai politik di Kabupaten Jember masih memiliki peluang besar untuk mengusung bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Jember, Faida – Vian, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, menyusul terbitnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 1 Tahun 2020, Perubahan atas PKPU No 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember M Syai’in dikonfirmasi media ini menjelaskan, pada PKPU No 3 tahun 2017 menyebutkan, saat memasuki proses Verifikasi administrasi, maka Bapaslon perseorangan ( Independen ) tidak bisa dicalonkan lewat partai politik atau gabungan partai politik, ketentuan itu tertera dalam pasal 34, namun dalam PKPU No 1 Tahun 2020, pasal tersebut dihapus.

DOKUMEN : M Syai'in bersama komisioner KPU Jember dan KPU Jawa Timur saat menerima Faida - Vian memasukkan berkas persyaratan pencalonan di KPU Jember. (ist)

DOKUMEN : M Syai’in bersama komisioner KPU Jember dan KPU Jawa Timur saat menerima Faida – Vian memasukkan berkas persyaratan pencalonan di KPU Jember. (ist)

“Ketika dihapus maka tidak memiliki kekuatan hukum, artinya sudah tidak berlaku lagi,” terangnya saat dihubungi via telepon, Kamis (05/3/2020) siang.

Maka dari itu lanjut ketua KPU yang akrab disapa Syai’in ini, pencabutan itu memunculkan peluang besar, baik bagi partai politik maupun Bapaslon yang melalui jalur Independen di Kabupaten Jember, (Faida – Vian), saat pendaftaran.

Bagi bapaslon Faida – Vian, perubahan itu membuka peluang lebih besar. “Tidak memenuhi syarat atau memenuhi syarat bisa juga lewat partai politik,” katanya.

Untuk pendaftaran, Syai’in menyebut Bapaslon cukup menggunakan satu jalur saja, Bapaslon diminta untuk memilih jalur perseorangan atau partai politik.

“Tidak perlu mencabut. Sebab saat ini masih tahap verifikasi administrasi. Nanti kalau mendaftar memilih lewat perseorangan atau partai politik,” ungkapnya.

Sesuai dengan tahapan Pilkada Kabupaten 2020, pendaftaran bakal calon pada tanggal 16 – 18 Juni tahun 2020 dan saat ini masih tahap Verifikasi administrasi dukungan bapaslon jalur perseorangan, yakni Faida – Vian.

Senada dengan Syai’in, komisioner Bawaskab Jember, Ali Rahmad Yanuardi, menerangkan, perubahan yang paling signifikan adalah dihapusnya pasal 34.

“Sebelumnya diatur bahwa kesempatan mendaftar satu kali, Artinya, kalau sudah melalui jalur independen, sudah tidak bisa melalui jalur partai atau gabungan partai politik,” terangnya.

Di PKPU 1 tahun 2020, pasal terkait satu jalur yang digunakan bapaslon itu dihapus, sehingga kesempatan bapaslon perseorangan terbuka untuk melalui jalur partai.

“Tergantung partai politik itu memenuhi persentase dari 20 % kursi di dewan,” jelasnya. (yud/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Faida – Vian Deklarasikan Pencalonan Jalur Independen

Diterbitkan

||

Faida - Vian Deklarasikan Pencalonan Jalur Independen

Memontum Jember – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Cabup dan Wabup) dr Hj Faida, MMR dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto yang lebih dikenal dengan panggilan Vian, mendeklarasikan diri maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 Kabupaten Jember, melalui jalur Independen.

Pernyataan itu disampaikan dr Faida dan Vian dalam press rilisnya di hadapan awak media, Sabtu (22/2/2020) siang di rumahnya yang berada di jalan letjen Panjaitan No 109 kelurahan / kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.

Faida mengungkapkan, Cabup dari petahana ini mencalonkan diri melalui jalur Independen, sebab ingin mengakomodir suara relawan dan masyarakat yang mendukungnya.

“Saya dan dan Mas Vian, hari ini mendeklarasikan sebagai pasangan calon independen Pilkada di Kabupaten Jember,” ujar Faida di depan ribuan pendukungnya.

Faida mengatakan sangat terharu sekali, karena pendukung yang datang memberikan dukungan ada yang sangat sepuh dan ada pula yang datang dari ujung selatan wilayah Kabupaten Jember.

“Jika Allah SWT menghendaki saya dan Mas Vian menjadi bupati dan wakil bupati, saya berikhtiar untuk kesejahteraan rakyat Jember,” ungkap Faida.

Sementara itu, Vian menyatakan mau menjadi pasangan Faida karena memiliki visi dan komitmen yang sama, salah satunya yakni mengurangi pengangguran di kabupaten Jember dengan membuka peluang-peluang pekerjaan yang baru.

“Saya dan bunda, punya visi serta komitmen yang sama, yakni cinta duafa, anti korupsi dan mengutamakan kepentingan rakyat,” ungkap Vian

Nampak, setelah Deklarasi, keduanya diarak keliling Kota Jember menggunakan Jeep wilis berwarna putih, diiringi ribuan pendukung yang tidak berbayar yang sebagaian banyak memakai baju berwarna putih dan dikawal aparat kepolisian Resort Jember.

Diketahui, pendaftaran resmi paslon ini direncanakan besok pagi pada hari minggu (23/2/2020) ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah kabupaten Jember yang berada di jalan Kalimantan No 31 Kelurahan/Kecamatan Sumbersari Jember, yang rencananya akan dikawal ribuan pendukungnya. (tog/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Politik

Berikhtiar Rebut Rekom Partai, Bacalon Faida-Vian Jemput Rekom Rakyat

Diterbitkan

||

Putra sulung dr Hj Faida dan Rully Efendi saat ditemui wartawan di Hotel Meotel. (gik)
Putra sulung dr Hj Faida dan Rully Efendi saat ditemui wartawan di Hotel Meotel. (gik)

Jember, memontum – Pasangan Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Jember Faida – Vian, mulai melakukan pemanasan mesin politiknya. Mereka, berikhtiyar menjemput rekom rakyat. Meski demikian, pasangan ini tak menutup diri dengan partai politik.

Seperti yang disampaikan juru bicara Faida – Vian, Rully Efendi, Kamis (23/1/2020) siang di Hotel Meotel. Kepada sejumlah wartawan, dia mengaku pihaknya sudah melakukan konsolidasi dari sejumlah relawan tingkat kecamatan dan desa, melakukan penggalangan dukungan jalur independen.

“Kami tidak menutup komunikasi dengan partai politik. Bahkan ibu Faida dan Mas Vian, sebelumnya juga sudah mendaftar ke beberapa partai politik,” kata pria Asal Tanggul ini.

Selain menunggu rekom dari partai pengusung, rakyat yang menghendaki bakal calon petahana maju pada Pilkada depan ini, juga telah mempersiapkan konsolidasi dan dukungan indenpenden.

“Arus dukungan rakyat, tidak bisa kita bendung. Keinginan rakyat mengusung kembali bu Faida, kami konsolidasikan dengan sebaik mungkin,” paparnya.

Diakui Rully, sebelumnya para relawan tanpa dikomando, sudah langsung mengumpulkan KTP dukungan.

“Jumlahnya sangat signifikan. Ini membuktikan, bahwa banyak rakyat Jember menghendaki bu Faida dua periode,” tuturnya.

Saat ditanya langkah cepat menentukan pasangan sebelum rekom partai turun, disampaikan Rully bahwa Faida dan Vian, dijodohkan dalam satu frame politik yang sama.

“Mas Vian memiliki kesamaan niatan mengabdi kepada masyarakat Jember. Mas Vian cinta duafa, anti korupsi dan tentu siap bekerja keras untuk kemaslahatan masyarakat Jember,” ujarnya.

Bagi Rully, ini menjadi keunggulan Faida dalam menjaga ideologi pemimpin. Katanya, dalam menentukan pasangan, harus mengedepankan chemistry dan hati nurani.

“Seperti dengan pak kiai Muqit. Ya, Mas Vian memiliki kesamaan dengan pak kiai, karenanya, ibu langsung ngeklik,” akunya.

Demikianpun yang disampaikan putera sulung Faida, Akmal. Dia menyampaikan, bahwa Vian dan keluarganya bukan baru kenal. Bahkan, ibunda Vian sudah bersahabat lama dengan uminya Faida.

“Keluarga kami kenal baik dengan keluarga mas Vian,” akunya.

Kata Akmal, keluarga besar Faida, merestui dan percaya Vian bisa menemani Faida melanjutkan kepemimpinannya. Terlebih, sosok Vian dikenal sebagai pemuda yang memiliki integritas tinggi, sama-sama anti korupsi.

“Kami yakin, Mas Vian bisa menemani ibu dengan baik. Seperti persahabatan saya dengan Mas Vian,” pungkasnya. (gik/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Politik

KPU Minta, Calon Independen Serius Kontestasi Pilkada 2020 Segera Ambil Silon

Diterbitkan

||

SOSIALISASI : KPU menyosialisasikan minimal dukungan calon perseorangan di Pilkada Jember 2020. (kj1)
SOSIALISASI : KPU menyosialisasikan minimal dukungan calon perseorangan di Pilkada Jember 2020. (kj1)

Jember, Memontum – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jember menyarankan, pihak-pihak yang serius mencalonkan sebagai bakal calon bupati-wakil bupati melalui jalur independen atau perseorangan, untuk segera mengambil username beserta password web Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

Pasalnya, data pendukung calon independen itu harus diinput melalui situs web Silon. Setelah data diinput, maka dapat dipastikan akan mempermudah proses pengecekan kegandaan penelitian secara otomatis. Silon akan menginput database, mulai dari nama, alamat, tanggal lahir, NIK hingga pekerjaan.

Komisioner KPU Kabupaten Jember, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Ahmad Susanto mengatakan, pihaknya sudah menerima surat mandat dari calon independen Drs. H AW Djamin-Mukanan S.Pd (DJAMU). KPU sudah memberikan username dan password pada pasangan calon bupati-wakil bupati itu.

“Kita sudah terbitkan username dan pasword untuk satu calon independen. Juga, kita sudah mengadakan Bimtek untuk melakukan aplikasi Silon tersebut. Mereka memberikan surat mandat, yang didalamnya ada identitas pasangan calon,” katanya, Kamis (16/1/2020) siang.

Lebih lanjut, Susanto menejelaskan, mengenai tahapan-tahapan pencalonan mulai penyerahan syarat jumlah minimal dukungan, jumlah dukungan sebaran, hingga verifikasi administrasi dan kegandaan dokumen dukungan pasangan calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember 2020 nanti.

Menurutnya, perlu diperhatikan bahwa dukungan hanya diberikan kepada satu pasangan calon perseorangan. Tak hanya itu, pendukung tersebut wajib terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan terakhir dan/atau daftar penduduk pemilih potensial.

“Nah, jika tidak tercantum dalam DPT dan/atau DP4, penduduk tersebut dapat memberikan dukungan, sepanjang memenuhi syarat sebagai pemilih yang berdomisili di daerah pemilihan dibuktikan dengan KTP atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil),” imbuhnya.

Dia menambahkan, dukungan dari pendukung dituangkan dalam Formulir Model B.1-KWK Perseorangan, berupa surat pernyataan dukungan setiap pendukung yang ditempel dengan fotokopi KTP atau dilampiri surat keterangan. Dukungan disusun secara perorangan, dibuat satu rangkap asli dengan ditandatangani pendukung.

“Selanjutnya, setelah proses penyerahan dukungan maka dilanjutkan dengan pengecekan jumlah minimal dukungan dan sebarannya, verifikasi administrasi dan kegandaan dokumen dukungan, verifikasi faktual dan rekapitulasi dukungan. Jika terdapat perbaikan, maka prosesnya sama seperti proses awal,” ungkapnya.

Satu calon independen atau perseorangan, diharuskan menyerahkan surat mandat dan meminta username serta pasword web Silon. Pernyataan dukungan minimal dukungan sebanyak 121.127 atau 6 persen yang tersebar di 16 kecamatan, dalam formulir B1 yang dilampirkan fotokopi KTP.

“Diharapkan, bagi calon-calon perseorangan yang serius dan sudah siap untuk maju bisa datang ke KPU secepatnya, agar bisa lebih awal menyerahkan syarat dukungan pada jadwal yg ditetapkan 19 sampai 23 Februari 2020. Kami akan mensinkronkan data di Silon dan lembaran dukungan dari calon, apabila tidak sinkron, akan kami kembalikan semuanya,” pungkasnya. (kj1/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Trending