Connect with us

Pemerintahan

Persiapan Penyaluran BLT DD, Bupati Jember Sosialisasi Gunakan Teleconference

Diterbitkan

||

Memontum, Jember – Bupati Jember dr Hj Faida MMR melakukan sosialisasi langsung ke sejumlah Kepala Desa (Kades) se- Kabupaten Jember, penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DD), untuk warga kurang mampu melalui Teleconference.

Dalam Sosialisasi tersebut, difokuskan terhadap tata cara dan teknis yang harus dilakukan pemerintah desa terhadap calon penerima bantuan tersebut, kegiatan yang diikuti oleh kades di 226 Desa ini dilaksanakan dimasing- masing kecamatan kecuali Kecamatan Patrang, Kaliwates dan Kecamatan Sumbersari.

Sejumlah kepala desa mengikuti Teleconference. (ist)

Sejumlah kepala desa mengikuti Teleconference. (ist)

Bupati secara langsung memberikan tekhnis cara penyaluran anggaran tersebut yang dibantu oleh PLT Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes), Edy Budi Susila yang dimulai, Senin (20/4/2020) pagi dimulai dari pukul 10.30 hingga selesai.

Bupati menyampaikan, teknis penyalurannya nanti akan dilakukan oleh relawan Covid -19 yang sudah dibentuk oleh desa pada beberapa minggu lalu, setelah pembentukan dilaksanakan masing – masing desa, maka para relawan nanti yang akan melakukan tata cara penyaluran.

“Mulai dari penggalian data yang dilakukan RT/RW hingga validasi data yang nantinya diputuskan di dalam musdes,” terang Bupati saat teleconferance berlangsung.

Ia menambahkan, penerima BLT DF tersebut terbagi dalam beberapa kriteria, dan kriteria tersebut telah disebutkan dalam surat edaran dari Kemeterian Desa pada 14 April lalu. Adapun kriteria yang disebutkan dalam surat edaran tersebut berjumlah 14 kriteria, namun jika 14 kriteria tersebut minimal ada 9 kriteria yang bisa terpenuhi.

“Kriteria pokok yang utama masyarakat penerima bantuan tersebut salah satunya tidak sedang menerima bantuan PKH, BPNT, kehilangan mata pencaharian, belum terdata, mempunyai keluarga rentan sakit menahun/ kronis serta masih beberapa kriteria lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, tekhnis lain dari penyaluran tersebut lanjutnya nantinya, penerima diwajibkan memiliki rekening bank dan sebagai media untuk menerima bantuan tersebut, sebab pemerintah desa akan merealisasikan anggaran tersebut melalui cara transfer Bank.

“Bank yang akan dijadikan alat transaksi boleh menggunakan Bank Jatim, BRI, BNI ataupun bank lainnya, namun apabila yang bersangkutan tidak meiliki KTP elektronik bisa menggunakan surat domisili dari pemerintah desa setempat, atau bisa diwakilkan oleh ahki waris penerima blt tersebut,” imbuhnya.

Bupati mengungkap, di luar itu anggaran yang akan disalurkan pemerintah desa dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN (DD) tersebut, ada mekanisme perhitungan proporsinya dari pagu anggaran yang telah ditetapkan di tahun 2020.

“Jika desa menerima anggaran DF 800 jt kebawah maka jumalh alokasi anggaran yang dislurkan maksimal sebesar 25%, dan desa yang menerima DD di atas Rp 800 jt hingga Rp 1 M 200 jt maka alokasi yang dianggarkan maksimal 30% dari pagu yang telah ditetapkan, sedangakan pagu diatas 1,2 M maka alokasi maksimal 35% dari pagu tersebut,” jelasnya.

Anggaran BLT DD ini sambungnya, salah satu kegiatan yang menjadi prioritas penggunaan DD tahun 2020 selain untuk pecrgahan dan penanganan Covid19 dan regulasi yang mengatur mulai dari PMK 07 tahun 2020 dan Permendes 6 tahun 2020. Kegiatan tersebut disalurkan selama 3 bulan terhitung sejak bulan April, Mei dan Juni.

“Masyarakat nantinya akan menerima bantuan sebesar Rp 600 ribu/KK tiap bulannya dan dikalikan 3 bulan, jadi total keseluruhan yang diterima selama 3 bulan tersebut sebesar Rp 1,8 juta,” pungaksnya. (bud/yud/oso)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

PKK Jember Akan Bagikan Masker Dor To Dor Secara Masif

Diterbitkan

||

oleh

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Hj. Maimunah Muqit bersama Bupati Jember dr Faida, MMR
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Hj. Maimunah Muqit bersama Bupati Jember dr Faida, MMR

Memontum Jember – Demi mencegah terjadinya penularan virus corona di masyarakat, tim Penggerak PKK Kabupaten Jember akan memasifkan pembagian masker untuk masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, Hj. Maimunah Muqit, usai koordinasi secara virtual dengan Mendagri Tito Karnavian di PendapaWahyawibawagraha, Senin (10/8/2020).

Menurut istri Wakil Bupati Jember ini, pembagian masker itu merupakan instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. “Dan kami akan membagikan masker dari rumah ke rumah, Kamipun sedang menyiapkan hal itu,” paparnya .

Sebelumnya,TP PKK Kabupaten Jember bersama elemen lainnya membagikan seribu masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar Tanjung. Ini juga bagian dari instruksi Mendagri.

“Selain itu, kami juga telah memberikan masker kepada kader-kader posyandu di 31 kecamatan di Kabupaten Jember,” terangnya.

Sesuai evaluasi bersama Mendagri, pembagian masker tersebut perlu dimasifkan. Yakni dengan membagikan masker ke tiap rumah warga. Maimunah berharap dalam dua pekan ini pihaknya bisa menuntaskan pembagian masker tersebut.

Selain itu, TP PKK Kabupaten Jember saat ini juga sedang menyiapkan protokol kesehatan untuk pelaksanaan timbang bayi.

“Saat ini sudah memasuki bulan timbang. Jadi, mau tidak mau, hal itu harus segera dilakukan, tapi dengan protokol kesehatan,” pungkasnya. (bud/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Apel Gabungan Kesiapsiagaan Dalkarhutla dan Bencana Alam

Diterbitkan

||

oleh

Apel Gabungan kesiapsiagaan Dalkarhutla dan bencana Alam tahun 2020 di Kabupaten Jember di Mako Kodim 0824 Jember, Senin pagi (10/8/2020)
Apel Gabungan kesiapsiagaan Dalkarhutla dan bencana Alam tahun 2020 di Kabupaten Jember di Mako Kodim 0824 Jember, Senin pagi (10/8/2020)

Memontum Jember – Komandan Kodim 0824/Jember, Letkol Inf La ode Muhammad Nurdin, Kapolres Jember, AKBP Aris Supriyono, Administratur Utama KPH Perhutani Jember, Rukman Supriyatna pimpin langsung apel Gabungan kesiapsiagaan Dalkarhutla dan bencana Alam tahun 2020 di Kabupaten Jember di Mako Kodim 0824 Jember, Senin pagi (10/8/2020).

Apel kesiapsiagaan gabungan tersebut dilakukan untuk mengecek persiapan personil mulai dari TNI, Polri, BPBD, Taman Nasional Meru Betiri (TMMB), Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA), Perhutani. Pihak terkait lainnya juga disiagakan untuk menanggulangi dan mengantisipasi dan mengantisipasi Karhutla di Kabupaten Jember.

Rukman Supriyatna mengatakan, pendeteksian dini potensi kebakaran harus dilakukan di musim kemarau. Di kawasan Perhutani seluas 71.500 Ha, terdapat beberapa titik yang diwaspadai dan menjadi prioritas pengawasan. Keempat titik tersebut di sekitar Gunung Raung, Gunung Argopuro. Ada pula di wilayah selatan Wuluha , Ambulu.

”Untuk yang di sekitar Gunung Raung dan Gunung Argopuro biasanya areanya berada di puncak itu yang menjadi kesulitan bagi kita untuk penangganannya,” jelas Rukman.

Sementara itu, Dandim Letkol Inf La ode Muhammad Nurdin mengatakan, kegiatan itu langkah persepsi dengan seluruh unsur-unsur yang ada TNi – Polri, Perhutani, BPPD.

“Agar bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan penanganan kebencanaan khususnya Karhutla yang kapan saja bisa terjadi termasuk bencana lainnya. Kita bisa menyamakan visi dan misi kemudian langkah langkah apa dalam penanggulangan bencana,” katanya.

Selain melakukan apel kesiapsiagaan, juga dilakukan gelar perlengkapan, dan sarasehan.

”Sehingga dengan kebersamaan ini maka kita bersama sama untuk menyiapkan diri kita, perlengkapan kita untuk penanganan bencana yang sinergis sehingga masalah bencanapun bisa kita tuntaskan dengan saling bahu membahu,” kata La Ode.

Hingga saat ini untuk kesiapan alat Karhutla dari masing masing instansi seperti BKSDA, BPPD, Perhutani seluruhnya sudah siap. Peralatan tersebut akan disiapk di pos-pos terdekat dengan titik rawan agar cepat digunakan saat kebakaran terjadi.

”Marilah sama sama kita menjaga sinergitas ini, menjaga kebersamaan ini agar dengan kebersamaan ini maka seluruh masalah kebencanaan bisa kita tuntaskan dengan bersama sama,” harap La Ode. (tog/mzm)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Cegah Penularan Covid-19, 500 Ribu Masker Dibagikan Serentak

Diterbitkan

||

oleh

Cegah Penularan Covid-19, 500 Ribu Masker Dibagikan Serentak

Memontum Jember – Guna memutus penularan Covid-19 di Kabupaten Jember, pemerintah bersama berbagai elemen masyarakat serentak membagikan 500 ribu masker, Jum’at (07/8/ 2020)

“Harapannya dapat memotivasi masyarakat supaya mau bersatu padu dalam dalam gerakan memakai masker. Tujuannya, memberantas penularan Covid-19,” kata Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A Muqit Arief.

Pembagian serentak dilakukan di beberapa lokasi. Di dalam kota, dilakukan di Masjid Al Baitul Amien dan di jalan depan Pendapa Wahyawibawagraha.

Pembagian di jalan menyasar para pengendara yang tidak memakai masker.

Menurut wabup, pembagian juga serentak dilakukan di kecamatan-kecamatan. Ini untuk menguatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memakai masker.

“Agar masyarakat bisa menyadari bagaimana pentingnya masker ini untuk kesehatan,” tegasnya.

Bukan sekedar membagikan masker, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat, tentang manfaat masker dan cara menggunakan masker yang baik dan benar.

Masker merupakan salah satu alat pelindung diri (APD) yang digunakan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari penularan virus melalui saluran pernapasan.

Kegiatan pembagian masker tersebut merupakan dukungan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap gerakan Jatim Bermasker untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19. (bud/syn)

 

Lanjutkan Membaca

Trending