Jember
Luar Biasa, Lembaga Eks PNPM Bagi-Bagi Bantuan Rp 1,1 Miliar

Memontum Jember – Badan Kerjasama Antar Desa Kabupaten (BKAD) Jember bagi-bagi bantuan untuk warga duafa hingga senilai Rp1,1 miliar. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Bupati, Hendy Siswanto dan Wabup, MB Firjaun Barlaman, Kamis (08/04) di Aula Sudarman Pemkab Jember.
Bantuan yang diserahkan berupa sembako kepada 11 ribu lebih warga duafa dari berbagai pelosok wilayah di Jember. Anggaran yang dipergunakan berasal dari surplus pengelolaan dana eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di 26 kecamatan.
Bupati Hendy Siswanto saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya kagum dengan pengelolaan dana bergulir yang dilakukan oleh eks PNPM. ”Ini satu contoh program yang bagus, Pak Camat dulu waktu itu menyisihkan 15 persen dikumpulkan menjadi satu untuk bergulir meminjam tidak ada bunga sama sekali untung dibagikan kembali ke masyarakat, ini keren,” kata Hendy usai acara.
“Kaget saja ini istimewa membuat kami termotivasi untuk teman-teman yang lain,” sambungnya.
Baca Juga :
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
- Jember Fashion Carnaval 2026 Usung Tema Humanity, Earth and Life
- Bupati Jember Intruksikan Gerak Cepat Penanganan Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Bangsalsari
Lebih lanjut Hendy menegaskan akan mencontoh pola yang dilakukan oleh BKAD untuk diaplikasikan pada program pemerintah daerah seperti kepada koperasi. ”Tentunya yang paling tepat ini koperasi. Koperasi akan gulirkan, kita bangkitkan kembali. Koperasi ini yang akan membuat sejahtera semua,” ujarnya.
Sementara Ketua BKAD Jember, Umar Hasyim mengatakan, dari awal dana yang dikelola oleh PNPM saat digulirkan dari tahun 2004 lalu sebesar Rp32 miliar saat ini telah berkembang hingga Rp132 miliar. ”Total dana yang kita kelola saat ini ada Rp132 miliar. BKAD Jember ini terbaik di Indonesia,” kata Umar
”Hari ini yang dibagikan surplus dari kegiatan BKAD eks PNPM mandiri perdesaan tahun 2020 total anggaran yang dibagikan Rp1,121 miliar, dari 15 persen keuntungan,” sambungnya.
Hasyim menjelaskan selama ini dana eks PNPM yang dikelola di tiap kecamatan besarannya berbeda beda. Terbesar dari Kecamatan Kencong hingga Rp8 miliar.
Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan pinjaman modal tanpa agunan dengan bunga sangat kecil. ”Biasanya kelompok masyarakat dengan bunga pinjaman 1,5 persen dengan dicicil 10 kali,” jelasnya. Lebih lanjut, agar terus dapat membantu masyarakat, BKAD membutuhkan payung hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) meskipun telah ada PP Nomor 11 Tahun 2021. ”PP Nomor 11 Tahun 2021 telah menegaskan eks PNPM menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama atau Bumdesma namun kita tetap mengharapkan Bupati membuat Perbubnya,” pungkas Umar. (rio/ed2)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













