Jember
Jaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berhasil mempertahankan tren positif dengan menjaga angka inflasi tetap terkendali di Kabupaten Jember. Angka inflasi di Jember, bahkan tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi lintas sektor di lapangan. Keberhasilan menjaga stabilitas harga ini, berdampak langsung pada kokohnya daya beli masyarakat serta perputaran roda ekonomi daerah yang tetap dinamis.
“Inflasi yang terkendali adalah hasil kerja bersama. Mari kita terus jaga stabilitas harga untuk kesejahteraan masyarakat Jember,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, Selasa (07/07/2026) tadi.
Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) per Juni 2026, Gus Fawait memaparkan indikator perekonomian Jember ke dalam beberapa poin krusial. Pertama, pergerakan harga dari Mei ke Juni, di Kabupaten Jember berada pada angka 0,11 persen.
“Angka tersebut menjadi bukti nyata bahwa harga barang di pasar cenderung stabil dalam jangka pendek,” ujarnya.
Kedua, akumulasi kenaikan harga dari awal tahun hingga Juni 2026, berhasil dipatok di posisi 1,35 persen. Hal ini, menunjukkan bahwa lonjakan harga berkala dapat diredam dengan baik.
Secara tahunan, tingkat inflasi Jember menyentuh angka 3,13 persen. Angka ini, masih berada di dalam koridor rentang sasaran nasional yang ditetapkan, yaitu di kisaran antara 1,5 persen hingga 3,5 persen.
Baca juga :
Bahkan, prestasi Jember semakin mentereng mengingat inflasi tahunannya sebesar 3,13 persen. “Jember sukses berada di bawah rata-rata inflasi nasional yang berada di angka 3,34 persen,” terangnya.
Gus Fawait juga menjabarkan, fluktuasi inflasi tahunan (YoY) Jember dari bulan ke bulan dalam setahun terakhir (Juni 2025 – Juni 2026) memberikan gambaran transparansi publik. Pada 2025, yakni Juni tercatat 1,70 persen, Juli 2,01 persen, Agustus 2,06 persen, September 2,44 persen, Oktober 2,53 persen, November 2,44 persen dan Desember 2,77 persen.
Sementara pada 2026, inflasi Januari tercatat 2,80 persen. Jember sempat menghadapi tekanan inflasi tertinggi pada Februari di angka 4,86 persen. Namun, berkat intervensi cepat pemerintah, angka tersebut perlahan turun pada Maret di angka 3,88 persen, April di angka 2,88 persen, Mei 3,52 persen, hingga akhirnya berhasil ditekan kembali ke posisi 3,13 persen pada Juni 2026.
Menurut Gus Fawait, terkendalinya angka-angka statistik di atas memiliki arti yang sangat konkret di kehidupan sehari-hari warga Jember. Diantaranya, minimnya gejolak harga di pasar tradisional maupun modern, masyarakat tetap memiliki kemampuan finansial untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, iklim usaha di Jember tetap bergairah karena kepastian harga, hingga pendapatan real yang diterima masyarakat tidak tergerus atau habis oleh lonjakan harga yang tak terkendali.
Selain itu, keberhasilan Pemkab Jember menembus target ini tidak diraih secara instan. Gus Fawait menjelaskan 4 strategi utama yang terus dijalankan secara konsisten. Pertama, memastikan sektor pertanian lokal terus berproduksi secara maksimal didukung oleh distribusi yang tanpa hambatan. Kedua, menggelar operasi pasar secara berkala dan menyediakan Program Pasar Murah langsung ke kantong-kantong pemukiman demi menyetabilkan harga pangan pokok.
Ketiga, memaksimalkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang mengombinasikan gerak cepat Pemkab, Bank Indonesia (BI), Bulog, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat. Keempat, menjamin lini transportasi dan manajemen logistik berjalan efektif sehingga tidak ada penumpukan barang yang memicu kelangkaan. “Dengan ekonomi yang stabil, kita optimistis masyarakat Jember akan semakin sejahtera. Komitmen ini akan terus kita kawal bersama,” imbuh Gus Fawait. (kom/rio/gie)

Jember3 mingguPT KAI Resmi Luncurkan Kereta Pandalungan 2 Relasi Jember – Gambir PP
Jember4 mingguJalan Sehat bersama KP2MI, Bupati Jember Komitmen Permudah Layanan dan Perbaiki Nasib CMPI dan PMI
Jember4 mingguPemkab Jember Kukuhkan Kepengurusan Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji
Jember2 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 hariAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember1 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember4 hariGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember









