SEKITAR KITA
BBM Jenis Pertalite di SPBU Jember Langka

Memontum Jember – Sudah hampir sepekan lebih sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Jember, mengalami kehabisan stok BBM jenis Pertalite. Akibatnya, banyak masyarakat harus beralih membeli BBM jenis Pertamax.
Dari hasil pantauan di sejumlah SPBU di Kabupaten Jember, kekosongan stok Pertalite tidak hanya terjadi di satu tempat. Sementara jumlah stok yang tersedia, sangat minim. Di setiap SPBU, terpampang tulisan Pertalite habis, masih dalam pengiriman.
Baca juga
- Bahas Kerja Sama Sister City, Pemkab Jember Terima Kunjungan Delegasi Kota Jinhua
- Terima LHP, Bupati Jember Tegaskan Raihan WTP harus Berdampak Nyata pada Kesejahteraan Masyarakat
- Supervisi SPPG, Satgas MBG Temukan Dugaan Pelanggaran SOP di Dapur Program Gizi Patrang Jember
- Dongkrak Kunjungan Pariwisata, Pemkab Jember Wujudkan Satu Tiket Terintegrasi Pantai Watu Ulo dan Papuma
- Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, DKPP Jember Terapkan Manajemen Regulasi Ketat Jelang Idul Adha
Salah satu pengawas SPBU di Kabupaten Jember, mengatakan bahwa kondisi langkanya BBM Pertalit sudah lebih sepekan. “Kalau hanya masalah keterlambatan pengiriman, tidak jadi masalah. Permasalahan saat Loading Order ( LO) yang seharusnya 16 kiloliter (KL), tetapi hanya dikirim 8 Kl,” ujar salah satu pengawas SPBU.
Untuk stok normal, tambahnya, biasanya perhari 16 Kl. Ketika dikirim hanya separuh, pastinya tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Bahkan antriannya sampai panjang. Memang BBM jenis Pertalite yang diburu karena harganya paling murah. Bahkan, karena kondisi seperti ini pelanggan harus beralih ke BBM jenis Pertamax,”
jelasnya.
Dirinya berharap, kondisi segera normal kembali, lancar dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara menanggapi adanya informasi kendala ketersediaan BBM di beberapa SPBU, PT Pertamina Patra Niaga di wilayah Marketing Region Jatimbalinus melalui Deden Mochammad Idham Unit Manager Communication & CSR Marketing Region Jatimbalinus, mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi proses penerimaan stok.
Deden juga menjelaskan, tengah melakukan koordinasi dengan Pertamina di tingkat pusat dan stakeholder terkait guna menjaga penyaluran BBM tetap lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saat ini Pertamina Patra Niaga masih mengevaluasi proses penerimaan stok dan penyaluran BBM dan dicarikan solusi terbaik agar penyaluran energi kepada masyarakat secara optimal dilakukan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga melalui Marketing Region Jatimbalinus, telah melakukan berbagai langkah antisipasi dan upaya untuk memastikan pasokan BBM salah satunya melakukan alih supply dari seluruh Integrated dan Fuel Terminal yang ada di wilayah Jatimbalinus.
“Jika ada keluhan di lapangan dan membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk dan seluruh layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi langsung Pertamina Call Center (PCC) 135,” imbau Deden Mochammad Idhani. (rio/sit)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















