Hukum & Kriminal
Jasad Bayi Jember Membusuk Terbungkus Kresek

Jember, Memontum – Penemuan jasad sesosok bayi berjenis kelamin perempuan dengan keadaan terbungkus kresek warna merah dan hitam dalam keadaan telanjang tidak mengenakan apa-apa, tidak ada sehelai kainpun, di area tegalan Dusun Rowo, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Selasa (14/1/2020) pukul 08.30, gegerkan warga.
” Jasad bayi waktu ditemukan, posisinya dalam keadaan tertelungkup di tanah tegal milik Basri warga setempat dan keberadaan jasad bayi itu petama di temukan oleh 2 orang yakni Asmo (63) dan Syaiful (39) saat keduanya pulang dari sawah,” kata Kapolsek Kalisat AKP Sukari.

Penemuan bayi bau busuk dibawa ke RSD. Kalisat oleh anggota Polsek Kalisat. (ist)
Sukari menerangkan, menurut keterangan di dapat dari keduanya (saksi), saat mereka melintas di tegalan milik Basri, keduanya mencium bau bangkai yang menyengat dan semakin lama semakin menyengat, curiga, mereka mencari asal bau, setelah di temukan dan dilihat, ternyata sesosok mayat bayi yang sudah membusuk dan keluar belatung.
“Waktu ditemukan tas kresek dalam keadaan terbuka dan mereka melihat punggung bayi itu yang sudah membusuk, sehingga bau busuk menyengat, ” ujarnya.
Sukari menceritakan, karena kedua orang takut, tas kresek dibiarkan tanpa di pegeng, melapor penemuan tersebut ke salah satu perangkat desa setempat, yang saat itu sedang melintas.
“Perangkat desa itu menginstruksikan agar jangan diapa-apakan dulu dan melaporkan ke Polsek Kalisat,” jelasnya.
Tak berselang lama, setelah mendapat laporang dari warga petugas dari kepolisian Sektor (Polsek) Kalisat mendatangi lokasi penemuan, untuk melakukan Olah TKP dan membawa sosok bayi tersebut ke RSD Kalisat untuk dimintakan VER.
“Saat ini anggotanya sedang melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi – saksi dan masyarakat kalisat, untuk mengetahui siapa pelakunya,” tegas Sukari.
Diketahui, penemuan Jasad bayi di areal tegalan tersebut, tersebar ke warga, tak heran saat evakuasi, kerumunan warga memadati lokasi, warga terheran – heran.
“Teganya orang tuanya ya, kok tidak dikubur, dibuang seperti sampah saja, ” itu kalimat yang keluar dari warga. (gik/yud/oso)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















