Jember
Pemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto

Memontum Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, meninjau progres pengerjaan proyek pembangunan kawasan kuliner atau food street, yang berlokasi di sepanjang Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Jember, Senin (13/07/2026) tadi. Dalam pelaksanaan kunjungan itu, bupati menegaskan kembali komitmennya untuk menghadirkan ikon keramaian baru yang mampu mendongkrak perekonomian daerah.
Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, bahkan menyempatkan diri berdialog dengan warga setempat, guna menyerap aspirasi dan mendiskusikan sejumlah opsi penataan. Dirinya menyatakan optimis, bahwa proyek ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat luas dalam waktu dekat.
“Target kami, pada Desember mendatang kawasan food street ini sudah bisa diresmikan dan dibuka untuk umum. Tempat ini diproyeksikan menjadi pusat keramaian baru di Jember, mulai sentra kuliner, spot foto estetik, hingga aktivitas hiburan lainnya,” kata Bupati Fawait.
Meski saat ini progres pembangunan baru menyentuh angka sekitar 25 persen dan fasilitas penunjang seperti lampu penerangan jalan belum sepenuhnya terpasang, dirinya memastikan bahwa seluruh aspek kenyamanan dan keamanan sudah direncanakan secara matang. “Pemerintah daerah akan menerjunkan tim khusus yang secara spesifik mengelola sistem keamanan, kelancaran arus lalu lintas, hingga kebersihan area,” tambahnya.
Bupati Fawait juga menggarisbawahi, bahwa proyek penataan ini merupakan bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap para pelaku ekonomi sektor informal, khususnya pedagang kaki lima (PKL) dan UMKM. Kendati demikian, dirinya memastikan kebijakan ini diambil tanpa merugikan pihak mana pun, termasuk warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Baca juga :
“Penataan ini justru akan meningkatkan nilai kawasan secara signifikan. Dengan infrastruktur yang lebih rapi, bersih dan tertib, Jalan Gatot Subroto dan Jalan Kartini akan bertransformasi menjadi area bernilai ekonomi tinggi. Ini tentu menjadi bonus dan keuntungan tersendiri bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Terkait pemberdayaan pelaku usaha, Gus Fawait menjelaskan, bahwa pemerintah akan memfasilitasi kebutuhan para pedagang, mulai penyediaan gerobak usaha yang seragam hingga pengelolaan kebersihan yang terintegrasi. Selain itu, kawasan ini akan dilengkapi dengan panggung hiburan berkala untuk menampilkan kesenian lokal serta wadah bagi anak muda kreatif Jember seperti pertunjukan musik akustik.
Lebih lanjut disampaikan, konsep pembangunan food street akan diintegrasikan dengan kawasan stasiun kereta api Jember yang saat ini telah tampil lebih modern. Gus Fawait melihat, adanya potensi besar untuk mengembangkan kawasan ini dengan konsep integrasi jalur pedestrian mirip dengan kawasan Malioboro di Yogyakarta.
“Stasiun kita sekarang sudah sangat bagus. Ke depan, wisatawan atau warga yang turun dari kereta di Stasiun Jember cukup berjalan kaki untuk menikmati keindahan kota, berwisata kuliner di kawasan food street, hingga terhubung langsung ke Alun-Alun. Ini akan menjadi satu kesatuan destinasi wisata kota yang terpadu,” paparnya. (kom/rio/gie)

Jember4 mingguPT KAI Resmi Luncurkan Kereta Pandalungan 2 Relasi Jember – Gambir PP
Jember4 mingguPemkab Jember Kukuhkan Kepengurusan Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji
Jember2 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember6 hariAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember1 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember1 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember7 hariGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember










