Berita
Arofatul Uqufah Mahasiswa Asal Jember Pulang dari Jinan Univercity Guangzhou China

Jember, memontum – Arofatul Uqufah seorang mahasiswa asal Kabupaten Jember dan sekaligus Alumni Pondok Pesantren Nuris Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, pulang dari tempat kuliahnya di Jinan Univercity Guangzhou, Cina, semenjak ramainya virus Corona di negeri Cina itu.
“Saya pulang dari China melalui biaya sendiri dan dapat tiket lumayan normal, karena juga pulang ini, himbauan dari KJRI juga, sekaligus liburan,” katanya, saat diwawancarai di Ponpes Nuris, Rabu (5/2/2050) siang.
Diinformasikan, bahwa virus corona lumayan menyebar dan bahkan ada yang terjangkit juga, tapi disamping itu sudah ada yang terobati, terobati mungkin dari segi pertahanan yang cukup kuat, pencegahannya.
Arofatul juga mengaku, dua tahun berinteraksi dengan warga tiongkok, meskipun ada musibah seperti ini, dia yakin akan cepat juga jalan keluar.
“Negara cina negara maju, saya yakin nanti juga akan segera ditemukan vaksin untuk mengobati dan mencegah,” ungkapnya.
Memang sebagian di kota yang tempat tinggalnya banyak yang muslim, karena Guangzhou bisa dibilang 40 % muslim, jadi bisa dibilang makanan disitu lumayan.
“Orang tua dan dosen juga menyampaikan bahwa keadaan memang kritis, karena bahan makanan seperti sayur sudah berkurang, tetapi tujuan utama pulang ialah liburan dan itu bisa di perpanjang,” ucapnya.
“Kalau kuatir itu pasti ada, tapi dirinya yakin negara china akan menemukan jalan keluar secepatnya, yang pulang ke indonesia bareng saya sekitar 10 orang, semua mandiri,” tambahnya.
Sebelum pulang Arofatul juga mengatakan ada medical ceck-up sebelum pulang di bandara, di bandara Guangzhou sendiri, tempat kuliah sudah diperketat dari segi kesehatan atau medical ceck-upnya.
“Jadi sebelum lolos bandara Guangzhou, semua mahasiswa di cek kesehatan perorang, termasuk di bandara soekarno-hatta juga diperketat, dirinya mengisi formulir atau pernyataan dari kota mana, kesehatan bagaimana, ” ucapnya.
Dirinya akan Kembali ke Cina rencana tanggal 17 Februari aktif kuliah, namun menunggu perkembangan yang ada, baru tanggal 24 bisa diputuskan, kapan kembali ke cina.
“Saya mengambil Fakultas pendidikan, Jurusan pendidikan sastra Mandarin. Sedangkan jaraknya wuhan, antara Jember ke Jawa Tengah,” tegasnya. (gik/yud/oso)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















