Pemerintahan
KBM Ecotourism, Siap Sambut New Normal, Tanjung Papuma Lekas Dibuka

Jember, Memontum – Keinginan masyarakat selama pandemi Covid-19 untuk berwisata terjawab sudah sebab dalam penerapan New Normal ini, KBM (Kesatuan Bisnis Mandiri) Ecotourism Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur sebagai pengelola obyek wisata Pantai Tanjung Papuma dan Foresta Resort Papuma membuka kembali obyek wisatanya.
Senior Duty Manager Wana Wisata Tanjung Papuma Suharno saat dihubungi melalui telepon seluler menyampaikan, sesuai anjuran Kementrian BUMN menuju New Normal, di wisata alam segera mempersiapkan diri.

“Namun diharuskan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan melengkapi sarana dan prasarana dari itu kami berupaya semaksimal mungkin untuk bisa memenuhi mulai dari thermo gun, face shield , masker maupun alat cuci tangan serta hand sanitizer khususnya bagi para petugas, ” ungkapnya, Minggu (14/6/2020) siang.
“Selain itu jaga jarak tetap diterapkan dengan tidak berkerumun atau bergerombol sehingga kami diberi kuota pengunjung 40% dari daya tampung wisata di sini,” tambahnya.
Harno berharap dengan dibukanya obyek wisata Tanjung Papuma dapat menghidup perekonomian yang beberapa bulan ini terganggu akibat pembatasan sosial akibat Pandemi Covid -19.
Harno menerangkan, selama penerapan New Normal pembelian tiket obyek wisata KBM Ecotourism dapat dilakukan secara on line, Untuk tiket yang Wana Wisata Pantai Tanjung Papuma Wisatawan Weekday Rp 15.000,00/Pax dan Weekend Rp 20.000,00/ Pax.

”Untuk masuk ke lokasi pengunjung cukup menunjukan bukti transfer, tranfernya yakni ke BRI 021101000997303 Atas Nama UNIT II PPHT KBM JLPL IN, ” katanya
Selain pembelian secara online. pengunjung/wisatawan dapat melakukan transaksi pembelian tiket secara cashless dengan menggesek pada alat pembayaran pada mesin EDC (Bank BRI) yang sudah tersedia pada loket penjualan tiket.
Sementara Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 KBM Ecotourism Ahmad taufik mengatakan bahwa KBM Ecotourism siap membuka kembali obyek wisata dengan memperhatikan protokeler kesehatan di setiap obyek wisata.
Seperti pengunjung wajib memakai masker, menyiapkan tempat cuci tangan di area wisata, menjaga jarak aman pengunjung serta pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area wisata.
Tidak hanya itu jelas Ahmad, namun daya dukung obyek wisata dan jumlah wisatawan kita batasi, masing-masing mempunyai obyek mempunyai batasan tersendiri ini dilakukan agar pengunjung tetap merasa aman dan nyaman berwisata.
“Dengan mengusung motto safety, healthy dan happy KBM Ecotourism siap untuk membantu wisatawan melepas penat setelah sekian lama melakuan self quarantine,” pungkasnya. (tog/yud/oso)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















