Hukum & Kriminal
Mobil Modifikasi dari Lumajang Terbakar Dekat SPBU Keting Jember

Diduga Timbun BBM
Memontum Jember – Sebuah mobil modifikasi penimbun Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya bensin premium, Jumat (3/7/2020) sekitar pukul 22.00 ludes dilalap api di dekat SPBU Keting Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Kebakaran juga merusak kabel listrik yang ada tepat di atas lokasi.
Dalam kebakaran hebat yang terjadi malam itu, api sempat membumbung tinggi mengenai kabel listrik PLN dan mengakibatkan kabel sempat terputus. Akibatnya hingga warga merasa khawatir api semakin membesar kemudian merembet ke SPBU atau rumah warga yang terdekat.
Butuh waktu sekitar 2 jam untuk memadamkan amuk si jago merah, namun api masih terlihat merah membara terutama di bagian bawah. Dalam laporan, insiden ini tidak ada korban jiwa baik luka maupun meninggal dunia.Adapun kerugian materi masih belum ada konfirmasi dari pihak terkait.
Hasil Pantauan Memontum di lokasi, mobil P 734 DG yang kini masih tergeletak di pinggir jalan raya.
Tampak bodi bagian belakang tepatnya di belakang jok mobil terdapat benda segi empat memanjang seukuran lebar bodi mobil.
Benda itu mirip tangki BBM, diduga sebagai tempat penyimpanan ratusan liter BBM premium bersubsidi, sedangkan samping kanan atas terdapat sebuah lubang memanjang ke atas diduga sebagai tempat memasukkan bensin premium ke dalam tangki tersebut.
Dari berbagai informasi yang dihimpun, mobil milik Saiful warga Desa Krai Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang, memang didesain khusus untuk menimbun bensin premium hasil pembelian dari SPBU dengan cara melangsir.
Babinkamtibmas Desa Keting Bripka Muzani saat di lokasi menyampaikan, peristiwa mobil penimbun BBM terbakar dipicu minyak yang ada di tangki buatan tumpah, karena kelebihan kapasitas hingga minyak mengenai percikan api di mesin mobil.
“Rupanya tonase tidak memenuhi syarat akhirnya tumpahlah bensin tersebut, mengenai salah satu panel yang ada di mobil, hingga terjadi percikan api dan terjadilah kebakaran, ” ujar Muzani.
Muzani membenarkan, jika pemilik mobil sengaja mendesain ulang dengan menambahkan tangki minyak khusus untuk penimbunan BBM premium.
“Saiful membeli BBM di Pom SPBU Keting jenis Premium. Setelah membeli kembali lagi dan ditimbun dalam mobil tersebut, dengan cara memasukkan dalam jerigen,” katanya.
Di dalam jerigen ini, sambung Muzani, mengalami penumpukan dan akhirnya BBM tersebut mengalir dan mengenai beberapa komponen yang ada di kendaraan, akhirnya terjadilah kebakaran ini.
Muzani mengatakan, adanya indikasi terjadinya pelanggaran terkait pembelian BBM bersubsidi di SPBU Keting, saat ini polisi masih mendalami lebih lanjut.Namun Ia memastikan, di SPBU Keting ini telah terjadi penimbunan BBM dalam mobil tersebut.
Untuk pemilik SPBU maupun pemilik mobil, Muzani menjelaskan, sementara masih dilakukan penyelidikan terlebih dahulu.
“Akan memanggil pemilik mobil tersebut dan akan bertemu dengan pemilik pom, ” pungkasnya. (bud/oso)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















