Pendidikan
Soal Ujian SMP Bocor di Jember, Ternyata Buatan MGMP

Memontum Jember – Soal ujian sekolah yang ditemukan bocor di SMP Negeri 2 Jember, ternyata buatan guru-guru lokal. Diketahui, setelah dihapuskannya ujian nasional, akhirnya sekolah berkewajiban untuk menggelar ujian sekolah. Sedangkan untuk materi yang diujikan, diserahkan kepada pihak sekolah.
Di Jember sendiri, materi ujian berdasarkan kesepakatan para guru mata pelajaran SMP se kabupaten yang tergabung dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Kemudian, guru-guru membuat materi soal ke 11 mata pelajaran yang diujikan ke siswa.
Baca juga:
- Bahas Kerja Sama Sister City, Pemkab Jember Terima Kunjungan Delegasi Kota Jinhua
- Terima LHP, Bupati Jember Tegaskan Raihan WTP harus Berdampak Nyata pada Kesejahteraan Masyarakat
- Supervisi SPPG, Satgas MBG Temukan Dugaan Pelanggaran SOP di Dapur Program Gizi Patrang Jember
“Sekarangkan tidak ada ujian nasional. Namun, yang ada ujian akhir sekolah. Untuk soal ujian, itu guru-guru yang membuat,” kata Kepala SMP Negeri 2 Jember, Mohammad Subarno, saat dikonfirmasi, Sabtu (08/05) tadi.
Berbeda dengan ujian nasional, yang hanya beberapa mata pelajaran yang diujikan. Sementara untuk ujian akhir kelas IX SMP ini, ada 11 mapel (mata pelajaran). Sedangkan yang ditemukan ada kebocoran, di dua mata pelajaran IPA dan Matematika. “Ada 11 mapel yang diujikan dan yang ditemukan (bocor) dua pelajaran itu,” jelasnya.
Kalau yang kemarin (9 mapel lain), tambahnya, kita nggak punya bukti dan kita tidak mengembangkan. “Intinya ini warning buat anak-anak (membocorkan soal) dan intinya salah,” paparnya.
Seperti diberitakan, sebelumnya sekitar 48 siswa SMP Negeri 2 Jember, terpaksa harus menjalani ujian ulang. Ujian ulang harus dilakukan, setelah ditemukan bocoran soal yang menyebar melalui grup WA siswa-siswi.
Berdasarkan pengakuan siswa yang terpergok ‘curang’ mengerjakan soal ujian dengan membawa HP, soal-soal itu didapatkan dari tetangganya lain sekolah. Jika pengakuan siswa tersebut benar, patut diduga soal-soal tersebut telah banyak menyebar tidak hanya di satu sekolah saja. (rio)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















