Pemerintahan
Respon Zona Merah, Bupati Jember Minta Disiapkan Anggaran Refocusing Rp 150 Miliar dan Penambahan Bed

Memontum Jember – Bupati Jember, Hendy Siswanto, merespon cepat adanya zona merah dalam peta sebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Jember. Merespon kondisi itu, Bupati Hendy langsung menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh jajaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jember berikut sejumlah Kepala OPD dan Direktur Rumah Sakit di Kantor Pemkab Jember, Senin (28/06) tadi.
Dalam Rakor itu, Bupati Hendy menyampaikan beberapa poin dalam mengantisipasi lonjakan kasus terbaru per Minggu (27/06) kemarin. Diantaranya, seperti penambahan ketersediaan Bed Occupancy Rate (BOR) yang saat ini penggunaannya sudah mencapai 70 persen.
Baca juga:
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
Selain itu, orang nomor satu di pemerintah Kabupaten Jember itu, menginstruksikan BPKAD untuk menyiapkan anggaran refocusing sebesar Rp 150 miliar untuk beberapa kebijakan yang akan diambil.
“Tolong siapkan anggaran refocusing minimal Rp 150 miliar, karena kita akan memberlakukan langkah pembatasan aktivitas masyarakat. Termasuk, juga tempat yang menimbulkan kerumunan lebih ketat lagi serta penyekatan mulai tingkat kabupaten hingga Rt/Rw diaktifkan kembali,” kata Bupati Hendy.
Penyekatan Rt/Rw, tambahnya, akan diberlakukan bagi wilayah dengan kondisi darurat. Di mana, terdapat kasus positif, bahkan kematian akibat Covid-19.
Skema Work From Home (WFH) dengan pola 50 persen di kantor dan 50 persen di rumah, paparnya, diaktifkan kembali bagi seluruh dinas pemerintah. “Eselon 1 dan 2, tetap bekerja di kantor. Sedangkan untuk eselon 3 dan 4, diberlakukan skema 50 dan 50 dalam bekerja. Dengan catatan, meski bekerja di rumah tidak boleh keluyuran,” papar Bupati Hendy.
Dengan langkah itu, Bupati berharap, dengan kebijakan ini dalam waktu seminggu ke depan, kondisi sebaran Covid-19 di Kabupaten Jember, dapat menurun kembali. “Ketika menurun, kita gas lagi aktivitas perekonomian warga kita tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Bupati Hendy. (kom/ed2)

Jember4 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













