Jember
Usai Sampaikan Pendapat, Peserta Muscab MKGR Jember Tiba-Tiba Ambruk dan Meninggal

Memontum Jember – Seorang peserta Muscab MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) IX Kabupaten Jember di Hotel Meotel meninggal, Selasa (08/02/2022) tadi. Peserta tersebut, diketahui tiba-tiba ambruk saat mengikuti sidang salah satu organisasi sayap Partai Golkar.
Menurut Sekertaris MKGR Kabupaten Jember, Abdul Furqon, peserta itu bernama Sunarto (50) warga Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang. Korban tiba-tiba jatuh usai menyampaikan pendapatnya. “Saat itu, dia (korban, red) duduk setelah menyampaikan pendapat. Tetapi tiba-tiba geblak begitu saja dan tidak sadarkan diri,” katanya saat dihubungi awak media.
Ambruknya Sunarto, kontan membuat musyawarah dihentikan sementara, untuk memberikan pertolongan. Sunarto kemudian dibawa menuju sebuah klinik yang letaknya tidak jauh dari lokasi hotel. “Langsung dibawa ke klinik untuk mendapatkan pertolongan medis,” kata Abdil Furqon.
Baca juga :
- Bahas Kerja Sama Sister City, Pemkab Jember Terima Kunjungan Delegasi Kota Jinhua
- Terima LHP, Bupati Jember Tegaskan Raihan WTP harus Berdampak Nyata pada Kesejahteraan Masyarakat
- Supervisi SPPG, Satgas MBG Temukan Dugaan Pelanggaran SOP di Dapur Program Gizi Patrang Jember
- Dongkrak Kunjungan Pariwisata, Pemkab Jember Wujudkan Satu Tiket Terintegrasi Pantai Watu Ulo dan Papuma
- Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, DKPP Jember Terapkan Manajemen Regulasi Ketat Jelang Idul Adha
Namun nasib berkata lain, Sunarto tidak bisa diselamatkan meski telah mendapatkan pertolongan medis. “Tadi saat dibawa ke menuju klinik, masih ada gerak dadanya (detak jantung, red). Bahkan dikasih bantuan pernafasan, dikasih oksigen juga dipacu jantung dan pupil matanya diperiksa,” jelasnya.
Tentang penyebab kematian korban, Abdil mengaku tidak mengetahuinya secara pasti. Namun, diduga karena serangan jantung. “Saya tadi tidak membaca (dokumen dari klinik). Tapi setelah mendapatkan penjelasan dari dokter tentang penanganannya dan ciri-ciri biologis dari jantung, kemudian dinyatakan meninggal,” ujarnya.
Sunarto sendiri adalah salah satu pengurus cabang MKGR. Dirinya bersama pengurus dan 20 perwakilan dewan pimpinan kecamatan mengikuti musyawarah cabang dan pelantikan pengurus kabupaten tersebut. Muscab sendiri dihadiri pengurus MKGR Provinsi Jawa Timur. Juga sempat dibuka dan dihadiri Kepala Bakesbanpol Jember, Edy Budi Susilo. (rio/gie)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















