Berita
Digeruduk Mahasiswa, DPRD Jember Janji Teruskan Tuntutan
Jember, Memontum – Elemen mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jember (AMJ) turun ke jalan jilid 2 mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kabupaten Jember bersama mahasiswa menandatangani beberapa tuntutan yang dikirim ke Jakarta.
Korlap aksi, Andi Saputra mengatakan dalam aksinya, situasi kemanusiaan ditingkat global semakin memprihatinkan, hal itu mengacu pada kenyataan yang mana negara harusnya menjamin kehidupan rakyatnya secara bebas, aman dan tentram.
“Kenyataannya banyak hal yang justru terjadi berbalik arah, seperti terlihat dari situasi usaha penindasan modern yang dilakukan dalam birokrasi, korporasi, aparat serta korupsi yang semakin mewabah diseluruh kehidupan elit pemerintah,” katanya, Selasa (1/09/2019) siang di depan kantor DPRD Jember.
Tak hanya itu, lanjut Andi, pelanggaran HAM yang dilakukan secara perseorangan atau kelompok, termasuk aparat negara baik disengaja maupun karena kelalaian, pemerintah dan penegak hukum masih enggan menyelesaikannya serta menindak tegas pelaku.
“Pelanggar HAM masih dapat lolos dan bahkan memiliki kehidupan layak dilingkungan mereka. Lalu dimana janji pemerintah yang akan menyelesaikan kasus tersebut. Kenyataan yang pedih juga mengacu pada usaha pemerintah untuk menindas rakyat melalui eksploitasi sumber daya alam dengan cara besar-besaran,” imbuhnya.
Untuk itu Aliansi Mahasiswa Jember mendesak, menghentikan segala bentuk tindakan represif dan kriminalisasi gerakan aksi pelajar, mahasiswa dan rakyat, menolak RUU pertanahan, mendesak pemerintah pusat untuk segera menanggulangi bencana dan menyelamatkan korban, menangkap, mengadili pengusaha dan korporasi pembakaran hutan, serta mencabut dan menghentikan HGU dan hentikan pemberian izin baru bagi perusahaan besar perkebunan.

Disamping itu AMJ juga mendesak pemerintah menerbitkan PERPU terkait UU KPK, menarik seluruh komponen militer, usut tuntas pelanggaran HAM dan membuka ruang demokrasi seluas-luasnya di papua, menuntaskan pelanggaran HAM dan HAM berat serta adili penjahatnya serta mendesak Presiden untuk menerbitkan PERPU terkait sistem budidaya pertanian berkelanjutan.
Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi yang menerima 7 tuntutan mahasiswa tersebut kemudian menyetujui usulan tersebut dan membubuhkan tanda tangan di atas kertas tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam AMJ, Dia sempat manyampaikan agar mahasiswa tetap menjaga kondusifitas dan tidak merusak fasilitas.
“Yakinlah teman-teman semua bahwa DPRD Jember akan terus dan selalu bersama mahasiswa. Apapun aspirasi dari mahasiswa, kalau demi kesejahteraan rakyat kami siap menandatangani surat kesepakatan itu,” ungkapnya.
Pihaknya akan menampung dan menindaklanjuti hasil tangkapan aspirasi masyarakat yang diwakili oleh mahasiswa tersebut. Untuk itu, Itqon Syauqi akan membawa hasil kesepakatan bersama yang sudah ditanda tangani ke DPR pusat.
“Kami menyerap aspirasi dan akan menindaklanjuti tujuh tuntutan aspirasi masyarakat, karena mereka representasi dari mahasiswa di Jember, tentu kami akan menindaklanjuti itu supaya sampai ke DPR RI di Senayan,” pungkasnya. (Kj/yud/oso)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















