Hukum & Kriminal
Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Nelayan Hanyut di Pantai Payangan Jember

Memontum Jember – Seorang nelayan, Asep Asmadi (52), asal Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, yang sebelumnya tenggelam di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, akhirnya berhasil ditemukan, Kamis (12/12/2024) sekitar pukul 14.20. Saat ditemukan oleh Tim SAR gabungan, Asep sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan jarak 1,9 km arah barat laut dari lokasi kejadian.
Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengatakan bahwa Tim SAR gabungan telah melakukan evakuasi dan membawa jenazah korban ke rumah duka. “Evakuasi berjalan lancar dan jenazah korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga di rumah duka,” katanya.
Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, lanjut Didit, tim SAR gabungan telah mengerahkan dua SRU. Satu SRU darat bergerak melakukan pencarian di perairan dengan menggunakan perahu karet. Luas area yang disisir sejauh sekitar 2,13 mil laut.
“Pada saat yang bersamaan, satu SRU darat bergerak berjalan di sepanjang pesisir pantai Payangan guna melakukan pemantauan. SRU darat menyebarluaskan informasi tentang kejadian hilangnya korban kepada nelayan dan warga yang sedang beraktivitas di sekitar pantai,” jelasnya.
Baca juga :
Penyebarluasan informasi tersebut, bertujuan agar jika ada diantara nelayan dan warga yang melihat korban, maka diharapkan untuk melaporkannya kepada Tim SAR gabungan, agar segera ditindaklanjuti. “Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, Pos SAR Jember menerbangkan 1 unit drone thermal untuk melakukan pantauan dari udara. Fitur thermal (pendeteksi suhu panas) pada drone ini diharapkan dapat mendeteksi keberadaan korban,” imbuhnya.
Upaya pencarian korban di pantai Payangan ini melibatkan sejumlah pihak, diantaranya Tim Pos SAR Jember, Satpolair Payangan, Pos TNI AL Puger, SAR Rimba Laut, BPBD Kabupaten Jember, Siluman Rescue, TAGANA, Brandal Alas Rescue, nelayan dan potensi SAR lainnya.
Sekedar diketahui, kecelakaan laut ini berawal saat korban dan seorang temannya, Bima Rizki (23), dalam pelayaran kembali dari laut dengan menaiki speed boat bernama Sumber Makmur, pada Selasa (10/12/2024) kemarin. Saat akan memasuki Plawangan sekitar pukul 05.00, kapal yang mereka naiki karam karena terdorong ombak besar.
Akibatnya, keduanya terpental dari kapal. Saat itu Bima bisa selamat karena terpental tidak jauh dari kapal. Namun tidak dengan Asep, dia hilang terbawa ombak karena terpental jauh dari kapal. (hms/gie)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













