Jember
Plt Bupati Jember Resmikan Destinasi Wisata Puncak Badean

Memontum Jember – Langkah-langkah untuk menggerakkan sektor pariwisata, memang harus diimplementasikan dalam rangka upaya menghidupkan kembali perekonomian di sektor Pariwisata. Hal tersebut, disampaikan Plt Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, usai melakukan peresmian wisata Puncak Badean di Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari-Jember, Rabu (14/10) tadi.
Dalam pelaksanaan peremian tersebut, selain diikuti OPD terkait, Muspika Bangsalsari beserta perangkat desa Badean, juga hadir Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hasan Abud dan Anggota DPR RI Komisi X, Muhammad Nur Purnamasidi.
Menurut Plt Bupati Jember, Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni di suatu desa akan mampu mewujudkan kebijakan yang memiliki terobosan besar. “Seperti yang disampaikan kemaren waktu audensi dengan Ummuh dan sekarang dibuktikan, wisata Puncak Badean ini digagas oleh kepala desa,” ujar Kyai Muqit- sapaan akrab Plt Bupati Jember.
Apresiasi juga diberikan Kyai Muqit, kepada pemerintahan Desa Badean, yang telah menginisiasi destinasi wisata yang menarik dan mendapat perhatian dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Sebagai permulaan ini cukup bagus. Bahkan, informasi yang kami terima, bahwa jumlah pengunjungnya sampai 2 ribu-an,” katanya.
Masih menurut Kyai Muqit, masyarakatnya harus menjadi masyarakat wisata. Artinya, masyarakatnya harus ramah, bersih, sopan dan menjamin keamanan. Sehingga, wisatawan baik mancaranegara ataupun lokal, akan tertarik datang kemari.
“Tentunya, karena sekarang masa pandemi Covid -19, harus tetap sesuai dengan prinsip standart protokol kesehatan,” ujarnya
Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hasan Abud, mengharap agar kemajuan wisata kedepannya bisa dan mampu sebagai penopang pendapatan ekonomi masyarakat sekitar. Tentunya juga, sebagai penopang pendapat Asli Daerah (PAD).
“Caranya dengan mengkaryakan pedagang, pelaku seni pertunjukan, seni musik serta pusat belanja oleh-oleh di masyarakat. Nanti kalau sudah maju, juga dibangun home stay bagi pengunjung yang mau menginap dan ingin menikmati suasana alam di sini,” terangnya.
Sementara itu, Komisi X DPR RI, Muhammad Nur Punomosidi, mengatakan destinasi wisata Puncak Badean, merupakan wisata yang masih original. Sehingga, banyak yang harus di tata sehingga akan menarik para wisatawan untuk berkunjung.
“Badean ini masih rintisan dan baru, makanya kita bisa mengarahkan, sekaligus bisa menyesuaiankan dengan regulasi yang ada di Pusat. Sehingga, mendapat bantuan dari pemerintah pusat,” paparnya. (bud/sit)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















