Hukum & Kriminal
Lerai Pertengkaran Cucu yang Menghajar Istrinya, Kakek di Jember Malah Terbunuh

Memontum Jember – Ketenangan warga Kelurahan Keranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, terusik pada Minggu (09/05) tadi. Penyebabnya, seorang kakek yang teridentifikasi bernama Janu (75), meregang nyawa alias terbunuh saat melerai pertengkaran cucunya, AB (17) dengan istrinya.
Kapolsek Sumbersari, AKP Sugeng Prayitno, saat dikonfirmasi melalui telepon, membenarkan mengenai kejadian tersebut. Sang kakek atau Janu, meninggal setelah mencoba melerai dan sempat terlibat berkelahi dengan AB.
Baca juga:
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
Diceritakan Kapolsek, peristiwa bermula ketika AB minta makan kepada istrinya. Usai meminta makan, istri pelaku pun kemudian membuatkan makanan yang diminta. Hanya saja, sang istri membuat makanan mie instan.
Karena hanya dibuatkan mie, tersangka pun kemudian marah. Dengan alasan, mengapa yang disuguhkannya mie instan dan bukan masakan.
“Pelaku yang emosi, kemudian bertanya kepada istrinya yang saat itu berada di dalam kamar. Tujuannya, untuk bertanya kenapa bukan masakan. Sementara istri tersangka yang ditanya, justru menjawab karena belum masak,” kata kapolsek menirukan jawaban istri pelaku.
Mendengar jawaban istrinya, tambah Kapolsek, pelaku pun naik pitam dan masuk ke dalam kamar tidur, di mana istrinya berada. Pelaku ribut dengan istrinya di dalam kamar, yang ketika itu dikunci dari dalam.
“Istrinya (pelaku) dipukuli sama pelaku. Mendengar ribu-ribut dalam kamar, neneknya berusaha melerai. Namun, neneknya malah dipukul sama bambu oleh pelaku,” jelasnya.
Mendengar jerita istrinya, korban pun kemudian berusaha masuk ke dalam kamar dengan memecah jendela. Hanya saja, aksi itu tidak membuat pelaku berhenti. Antara pelaku dan korban, justru terlibat perkelahian.
“Korban yang terpancing emosinya, kemudian menjepit leher pelaku dengan kedua tangannya. Karena dipithing (dijepit) lehernya oleh korban, tersangka kemudian berusaha meronta lepas dari pithingan dengan menyikut perut korban sekuat tenaga. Namun nahas, korban kemudian terjatuh kebelakang dengan kepala terbentur dinding tembok, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya,” jelas Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, terbunuhnya korban bukan karena kesengajaan oleh pelaku. Jadi, tidak sengaja untuk membunuh. “Terhadap kejadian itu, terhadap tersangka dan saksi-saksi, masih dilakukan pemeriksaan anggota,” tambahnya. (rio/sit)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













