Hukum & Kriminal
Diduga Mengantuk, Truk Molen Tabrak Siswi SMK hingga Meninggal

Memontum Jember – Nasib apes dialami remaja putri berinisial HN (16) warga Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Korban meninggal setelah terlibat kecelakaan dengan truk molen (pengaduk semen, red) di Jalan Dusun Rowo, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari. Musibah kecelakaan maut itu, terjadi sekitar 20.00, Selasa (28/09/2021) malam.
Truk Molen yang dikendarai MM (52) warga Jalan Dharmawangsa, Dusun Krajan, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, diduga menyeruduk pengendara motor Honda Beat Putih Biru bernopol P 3880 LS yang dikendarai korban. Karena kerasnya benturan kedua kendaraan itu, korban siswi SMK kelas X, itu meregang nyawa di lokasi kejadian dengan luka di kepala.
Baca juga:
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
- Jember Fashion Carnaval 2026 Usung Tema Humanity, Earth and Life
- Bupati Jember Intruksikan Gerak Cepat Penanganan Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Bangsalsari
Menurut Kanit Laka Polres Jember, Ipda Kukun Waluwi Hasanudin, kecelakaan maut itu diduga karena sopir Truk Molen mengantuk. Sehingga, menyeruduk pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan.
“Dari olah TKP, truk Molen melaju dari arah Selatan ke Utara. Sesampai di lokasi kejadian, diduga sopir mengantuk dan kata sopir, sempat menghindari orang menyebrang. Langsung oleng ke kanan, menabrak korban pengendara motor Honda Beat Biru yang melaju dari arah berlawanan (utara ke selatan, red),” kata Kanit Laka saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Kerasnya benturan antar kedua kendaraan itu, lanjutnya, korban meninggal di lokasi kejadian. “Korban mengalami luka di bagian kepala. Korban yang merupakan siswi SMK,” tambahnya.
Selain menyeruduk korban, kata Kukun, karena laju truk tidak terkendali. Kendaraan truk besar itu juga menabrak warung dan musala yang berada di pinggir jalan.
“Saat itu truk baru berhenti setelah menabrak musala tersebut,” katanya.
Pantauan di lokasi kejadian, korban meninggal dan motor Honda Beat yang dikendarai korban posisinya tersangkut dibawah kolong truk.
“Untuk sopir truk molen berinisial MM, sudah kami amankan untuk penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.
Pantauan di lokasi kejadian, terkait proses evakuasi Truk Molen membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Karena posisi truk tersangkut di reruntuhan musala dan polisi masih menunggu alat berat traktor untuk memindahkan truk kembali ke jalan. (rio/sit)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













