Jember
Banjir Kembali Rendam Jember, Rumah Pribadi Bupati Hendy Terendam dan Jembatan Ambruk

Memontum Jember – Rumah pribadi Bupati Jember, Hendy Siswanto, yang berada di Jalan Sultan Agung, Lingkungan Kampung Ledok, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, menjadi sasaran luapan air alias banjir. Rumah tersebut, kelelep atau terendam air hingga setinggi paha orang dewasa. Keberadaan rumah yang menyatu dengan toko baju Rien Collections tersebut, kebetulan tepat berada di samping Kali Jompo.
Terendamnya rumah orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Jember ini, pasca meluapnya Kali Jompo, akibat dihajar hujan deras selama sekitar 2 jam, yang terjadi di wilayah kota dan hulu sungai di pegunungan Argopuro, Senin (17/01/2022). Sungai ini, mengalir dan membelah kota dan bertemu dengan aliran Sungai Bedadung.
Kabar terendamnya rumah Bupati Hendy ini, menyebar melalui video pendek melalui grup WhatsApp. Dari rekamam video tersebut, ketinggian air hingga kurang lebih sepaha orang dewasa atau 60 cm.
Baca juga
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
- Jember Fashion Carnaval 2026 Usung Tema Humanity, Earth and Life
- Bupati Jember Intruksikan Gerak Cepat Penanganan Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Bangsalsari
Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi, di salah satu grup WA yang beranggotakan awak media membenarkan informasi tersebut. Itqon mengaku, telah menghubungi Bupati Hendy untuk memastikan informasi tersebut.
“Barusan saya kroscek ke beliau (bupati, red), saat ini sedang banjir di Pong Ledok (Kampung Ledok),” kata Itqon, menirukan jawaban Bupati Hendy Siswanto.
Bahkan, Bupati Hendy menyatakan agar banjir di kawasan kota tidak terjadi lagi. Harus ada penanganan aliran sungai di kaki Gunung Argopuro. “Harus ada penanganan menyeluruh di kaki Gunung Argopuro. Jadi, sekarang banjir dari gunung pasang ,panti, Klungkung, Jompo, Rambipuji. Kalau rumah saya sudah kena, berarti ini banjir tertinggi,” katanya menirukan Bupati Hendy.
Sebagai informasi, tidak hanya di lingkungan rumah pribadi Bupati, yang terdampak akibat banjir itu. Namun, air banjir juga menggenangi beberapa perkampungan di wilayah Kota Jember. Banjir juga merobohkan salah satu jembatan bambu di Dusun Klungkung, Kelurahan Slawu, Kecamatan Patrang. Jembatan ini, tahun lalu juga sempat ambles karena pondasinya tidak mampu menahan derasnya air sungai. (rio/sit)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













