Pemerintahan
Bupati Dorong Petani Jember Kreatif dan Inovatif

Memontum Jember – Petani di Kabupaten Jember didorong untuk kreatif dan inovatif di era industri pertanian 4.0. Kreatifitas dan inovasi dibutuhkan petani, untuk meningkatkan produktifitas pertanian.
Salah satu kreatifitas dan inovasi yang telah ditunjukan para petani adalah dengan meracik obat pengendali organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Penyebabnya, adalah serangan hama dan penyakit tanaman merupakan masalah yang kerap dihadapi para petani.
Gerakan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan itu, telah dilakukan oleh Kelompok Tani Bina Tani, Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Peluncuran gerakan petani itu, dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, Kamis (14/10/2021). Dalam kesempatan itu, bupati mendorong petani menggunakan unsur-unsur hayati agar tidak merusak lingkungan.
Baca juga:
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
- Jember Fashion Carnaval 2026 Usung Tema Humanity, Earth and Life
- Bupati Jember Intruksikan Gerak Cepat Penanganan Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Bangsalsari
“Hari ini kami (Pemkab), tepatnya ada di Desa Lengkong, Saat ini kita sedang meramu bagian kreatifitas dan inovasi temen – temen kita para kelompok tani untuk membasmi hama,” ujar Bupati Hendy.
Bupati berharap, hasil kreativitas kelompok tani Desa Lengkong ini, bisa terus dan dikembangkan dan dibagikan ke kelompok tani di seluruh Jember. Agar hasil panen para petani di Jember menjadi bagus dan tidak gagal panen lagi.
“Kami berharap temuan ini bisa dikembangkan terus dan dibagikan kepada poktan -poktan yang ada di Kabupaten Jember,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bina Tani Desa Lengkong, Supardi mengatakan, bahwa pihaknya senang dengan kedatangan Bapak Bupati dalam acara kegiatan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan OPT yang di adakan Desa Lengkong.
“Alhamdulillah, Bapak Bupati memikirkan nasib para petani sampai dia (Bupati) ikut menyemprot tanaman padi, mudah -mudahan Bupati bisa lebih memperhatikan nasib petani,” kata Supardi.
Pelaksanaan pengendalian (OPT) serta budidaya tanaman padi yang baik ini, di harapkan dapat memberikan hasil panen yang melimpah dan memberikan keuntungan untuk para petani di Kabupaten Jember. (rio/sit)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













