Jember
Dalam Sepekan, Pemkab Jember Borong Penghargaan Regional hingga Nasional

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berhasil menorehkan catatan emas dalam peta prestasi nasional dan regional. Dalam kurun waktu hanya tujuh hari, Kabupaten Jember berhasil membawa pulang tiga penghargaan bergengsi yang menyasar di sektor pelayanan publik, pengentasan kemiskinan hingga pemberdayaan perempuan.
Rangkaian prestasi itu, diantaranya seperti penghargaan yang diraih Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang menerima penghargaan dengan dinobatkan sebagai Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik dalam PWI Jatim Award 2026, pada Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT PWI Jatim ke-80, di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (16/04/2026) malam. Panel juri PWI Jatim menilai, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, berhasil melakukan revolusi birokrasi melalui tiga program kunci. Diantaranya, Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang menjamin kesehatan warga, sistem administrasi kependudukan ‘Peta Cinta’ dengan menjemput bola ke desa-desa, serta kanal pengaduan digital Wadul Gus’e yang memangkas jarak komunikasi antara rakyat dan pemimpin.
“Penghargaan ini bukan sekadar piala, tapi ‘vitamin’ bagi seluruh jajaran Pemkab Jember. Kami tidak boleh berpuas diri karena ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan transparan akan semakin tinggi,” ungkap Gus Fawait, Selasa (21/04/2026) tadi.
Baca juga :
Hanya berselang lima hari, Gus Fawait kembali naik ke panggung kehormatan di Ballroom Grand City, Surabaya, Selasa (21/04/2026) tadi. Dalam perayaan HUT ke-20 Beritajatim.com, dirinya menerima penghargaan kategori Penguat Demokrasi dengan sub-kategori Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan. Prestasi ini, didasarkan pada keberanian Pemkab Jember melakukan validasi data kemiskinan ekstrem secara faktual di lapangan. Dalam validasi itu, Gus Fawait mengerahkan ribuan ASN dan relawan untuk melakukan verifikasi door to door guna memastikan bantuan sosial dan intervensi anggaran tepat sasaran, bukan sekadar berbasis data administratif usang.
“Saya persembahkan penghargaan ini kepada para ASN yang mau turun ke lumpur, ke pelosok desa, untuk memastikan tidak ada warga miskin yang terlewat dari perhatian pemerintah,” tambahnya.
Di saat yang hampir bersamaan di Jakarta, prestasi Jember juga diakui di level nasional. Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, dianugerahi penghargaan Puspa Cita dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 oleh Kompas TV. Penghargaan ini, menjadi pengakuan atas Program Mlijo Cinta, sebuah inisiatif klinik usaha yang mendampingi ribuan perempuan pelaku UMKM di Jember, untuk naik kelas secara ekonomi, sekaligus menekan angka stunting melalui penguatan gizi keluarga.
“Jika perempuan kuat, maka keluarga hebat. Jika keluarga hebat, Jember akan maju dengan sendirinya,” ujar Ning Ghyta saat menerima penghargaan Puspa Cita.
Pencapaian Hat trick penghargaan dalam sepekan ini, menegaskan posisi Jember sebagai daerah yang tengah bertransformasi menjadi Jember Baru, Jember Maju. (rio/gie/adv)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















