Jember
Disiapkan Menjadi Dinas, Bupati Jember Rencanakan Kantor Damkar di Luar Pusat Kota

Memontum Jember – Unit pemadam kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Jember, yang selama ini berada di bawah naungan Dinas Satpol PP atau menjadi bagian dari sub bidang, dalam waktu dekat akan segera menjadi dinas tersendiri. Kepastian perubahan status Damkar menjadi dinas baru tersebut, disampaikan Bupati Jember Hendy Siswanto.
Bupati Hendy saat dikonfirmasi seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Jember dengan agenda Penetapan Perda Susunan Organisasi Pemerintahan Pemkab Jember, Rabu (05/01/2022), menegaskan tentang status Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Jember, yang akan berdiri menjadi dinas tersendiri. “Pembentukan dinas baru tersebut (Damkar) tidak masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Namun, hal ini tidak menjadi masalah, karena pembentukan Dinas Pemadam Kebakaran merupakan perintah langsung dari Kementerian Dalam Negeri,” kata Bupati Hendy.
Perintah yang dimaksud, kata Hendy, yakni agar seluruh daerah di Indonesia. Dalam waktu kurang dari setahun untuk membentuk Dinas Pemadam Kebakaran. “Tentunya, kita bukan (tidak melakukan) revisi RPJMD, yang menguatkan adalah perintah dari Mendagri,” katanya.
Baca juga :
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
- Jember Fashion Carnaval 2026 Usung Tema Humanity, Earth and Life
- Bupati Jember Intruksikan Gerak Cepat Penanganan Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Bangsalsari
Untuk memuluskan jalan menjadi dinas tersendiri itu, tambahnya, nanti akan bersurat ke DPRD. “Nah, di situ kita bisa secara langsung lakukan pembentukannya (menjadi dinas tersendiri),” sambungnya.
Namun demikian, lanjut Bupati Jember, nanti untuk markas komando (Mako) atau Kantor dari Damkar, akan ditempatkan di luar pusat kota. Karena, hal ini terkait dengan tata Kota Jember. “Saat ini yang terlalu terpusat di tengah kota dan kurang berkembang ke pedesaan,” katanya.
Terkait persoalan lokasi kantor dinas, Hendy pun juga menyinggung, soal pembangunan Jember yang tidak merata. “Contohnya, pembangunan pemukiman baru, bahkan lebih banyak terkonsentrasi di tengah kota Jember,” tandasnya.(ark/rio/sit)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













