SEKITAR KITA
Guru SMP di Jember Temukan Batu Aneh yang Bisa Bergerak Sendiri

Memontum Jember – Guru-guru di salah satu SMP di Kabupaten Jember, dibuat heboh. Kehebohan itu, dipicu karena penemuan sebuah batu seukuran kelereng yang terbilang sangat aneh.
Batu sebesar biji kelereng itu, ditemukan tukang bangunan saat sedang menggali tanah untuk memasang paving di SMP Negeri 1 Mayang -Jember. Kejadian itu, berlangsung pada Kamis (17/06) lalu.
Kalau dilihat secara sekilas, batu tersebut seperti batu-batu biasa atau batu lainnnya. Namun yang membedakan, batu berwarna hitam dan bertekstur kasar itu, mampu bergetar dan bergerak sendiri secara tak lazim.
Saat pertama kali ditemukan, batu itupun sempat direkam menggunakan kamera ponsel dan videonya pun sempat viral, setelah diunggah di Medsos.
Wakil Kepala SMP Negeri 1 Mayang, Edi Sucipto, saat di konfirmasi mengatakan bahwa batu itu ditemukan sekitar pukul 09.00. “Yang pertama kali menemukan, itu Pak tukang. Saat itu, sedang bermaksud memasang paving di halaman sekolah. Ukuran batunya seperti kelereng, warna hitam dan teksturnya kasar,” kata Edi saat dikonfirmasi di ruang guru SMP Negeri 1 Mayang, Jumat (18/06) tadi.
Karena keanehannya, tambah Edi, warga setempat pun sempat mengaitkan dengan hal-hal mistis. “Karena dahulu pernah ada kejadian penemuan jamur raksasa di belakang sekolah sini. Kemudian, beberapa tahun lalu di SMPN 1 Mayang ini, juga ditemukan hal-hal mistis seperti keris dan barang-barang dari kerajaan kuno gitu,” katanya.
Guru Kelas 9 ini mengaku, telah beberapa kali mencari literatur dan informasi terkait batu tersebut. “Saya coba browsing (telusur) di google itu, kemudian menemukan informasi juga di youtube. Ternyata ini batu bikinan, yang digunakan untuk pertunjukan sulap,” jelasnya.
Selanjutnya, untuk menghindari hal-hal yang menghebohkan. Batu tersebut diamankan oleh pihak sekolah.
“Sebenarnya ada yang minta untuk disimpan, tapi saya khawatir dijadikan hal-hal tidak benar. Jadi kita simpan. Semisal mau dibuka dalamnya atau bagaimana, nanti dulu lah. Saya juga khawatir ada hal-hal mistis. Jadi sementara masih ada di kami,” paparnya. (rio/sit)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













