Pendidikan
Pasca Banjir, KBM SDN Sumberagung 3 Kembali Normal

Jember, memontum – Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sumberagung 3 yang berada desa Sumberagung Kecamatan Sumberbaru kabupaten Jember yang ruang kelasnya (sekolahannya) tergenang air akibat luapan air sungai (banjir) Sumberoling beberapa waktu lalu yang terjadi di desa tersebut, baru masuk memulai kegiatan belajar mengajar, Rabu (26/2/2020) pagi, air mulai surut.
Meski demikian, genangan air masih terlihat, bahkan di ruang perpustakaan yang kebetulan lantainya lebih rendah dari ruangan lain masih banyak lumpur dan sedang di bersihkan oleh beberapa orang murid, mereka tampak kompak dan bersemangat dalam melakukan pembersihan sambil bergurau.
Sutikno hadi salah satu guru sekaligus humas SDN Sumberagung 3 mengatakan bahwa setiap kali musim hujan, hampir 90 persen ruangan yang berada di Sekolah tersebut pasti tergenang banjir, karena wilayah Sumberagung berada di dataran rendah.
”Jadi, setiap kali banjir dapat dipastikan air masuk ruang kelas, rata rata ketinggian air yang masuk antara 20 – 30 cm, itupun kalau tidak ada kiriman dari utara seperti jatiroto watu urip, rowo tengah dan yang lain lain di utara,” katanya.
Faktor selanjutnya terang Sutikno, penyebab genangan air atau banjir itu di karenakan pembuangan yang tidak lancar, sehingga air sungai melimpah kesini dan salah satu solusinya adalah pembuangan air harus dibuatkan, kalau memang pembuangan itu lancar, walaupun banjir cuma sedikit dan cepat tertanggulangi karena air cepat surut.
“Banjir di sini biasanya terjadi 1 – 2 hari, kalau tidak ada hujan lagi dan kiriman air dari utara, kalau ada kiriman bisa lebih lama lagi bahkan bisa seminggu dan apabila kegiatan belajar mengajar tidak memungkinkan, kita mengambil langkah memulangkan anak anak karena semua kelas sudah terendam air, ” ujarnya.
Dia juga menjelaskan bahwa proses belajar mengajar pasca banjir di SDN Sumberagung 3 sudah berjalan dengan baik mulai hari selasa kemarin karena hari senin murid – murid masih bersih bersih.
“Biasanya dalam setahun, banjir lebih dari 2 X, bahkan tahun kemarin bisa terjadi 5X dalam setahun,” jelasnya.
Dia juga berharap agar perhatian pemerintah utamanya dari pemerintah Desa Sumberagung untuk betul – betul memperhatikan sungai pembuangan yang ada di sekitar SDN Sumberagung 3 dan untuk masyarakat kami berharap agar tidak membuang sampah sembarangan sungai, sehingga tidak menimbulkan semakin macetnya air. (bud/yud/oso)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















