Pemerintahan
Pemkab Jember Gelar Seminar Kajian Korupsi

Jember, Memontum – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar seminar Kajian Program Pencegahan Korupsi serta meluncurkan aplikasi E-Kepegawaian dan E-Pelayanan Umum.
Kegiatan yang berlangsung di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (05/12/ 2019) sore, untuk mewujudkan Pemerintah Kabupaten Jember yang bersih dari korupsi.
Dalam sambutannya Bupati Jember, dr Faida, MMR, menyampaikan, 2 aplikasi tersebut untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, juga untuk menjadi birokrat yang bisa mengikuti era 4.0.
“Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan tantangan dan perubahan zaman,” kata Faida.
Dr Faida berharap nantinya bersama-sama membenahi dengan menggunakan IT. “Dengan alur alur pekerjaan yang lebih baik,” ungkapnya.
Pembenahan tersebut akan bergulir ke Dinas Pendidikan dan ULP (Unit Layanan Pengadaan), sebab, keduanya berhubungan dengan kepentingan banyak orang.
Khusus ULP, yang sekarang banyak disorot publik, transparansi yang dijalankan harus diimbangi dengan satu alat kerja yang bisa dipantau oleh publik.
“Maka akan mudah masyarakat percaya, karena ULP telah berupaya menjadi ULP yang tegak lurus,” terangnya.
Bupati menerangkan, semangat untuk mencapai segala kemajuan di bidang layanan publik ini tidak sebatas dikerjakan oleh internal pemerintahan.
“Semangat ini harus diketahui dunia, dunia harus tahu apa yang kita lakukan,” tandasnya.
Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Jember ini menjelaskan, dengan aplikasi yang baru ini, pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan secara manual bisa dikerjakan lebih mudah, cepat, lebih baik dan otomatis.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gatot Triyono mengatakan, dasar pembentukan 2 aplikasi ini berdasarkan kajian dari Pukat (Pusat Kajian Antikorupsi).
“Karena banyak keluhan, utamanya dari aparatur sipil negara (ASN), tentang kepengurusan administrasi kepegawaian,” ungkapnya.
Aplikasi E-Kepegawaian ini lanjut Gatot, dapat mempermudah ASN untuk pengurusan kenaikan pangkat, cuti, pensiun dan lainnya.
“Sedangkan untuk aplikasi E- Pelayanan Umum, dijalankan di seluruh kelurahan di Kecamatan Kaliwates pada tahun 2019,” ujarnya.
Pada tahun 2020 nanti sambung Gatot, aplikasi ini akan diterapkan di seluruh kecamatan di Kabupaten Jember. (bud/yud/oso)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















