Jember
Pemkab Jember Gelontor Seribu Ton Lebih Bantuan Pupuk untuk Petani

Memontum Jember – Menjelang tutup tahun 2021, kelompok tani di Kabupaten Jember, mendapat tambahan stok pupuk jenis NPK dari Pemkab Jember. Bantuan ini, sebagai stimulan di tengah kondisi kebutuhan petani terhadap pupuk dirasa kurang.
Menurut Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember, Jumantara, diketahui ada sebanyak 353 kelompok tani (Koptan) di Jember, yang menerima bantuan pupuk dari Pemkab Jember. Bantuan tersebut, disalurkan langsung oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Jember.
“Alhamdulillah, di tengah kondisi petani di Jember kesulitan mendapat pupuk bersubsidi, beli juga harganya mahal dan gempuran pupuk palsu, kita (petani) di Jember justru mendapat bantuan pupuk dari Pemkab Jember. Sebanyak 1240 ton pupuk jenis NPK,” kata Jumantara saat dikonfirmasi, Rabu (01/12/2021).
Meskipun jumlah bantuan itu masih dianggap kurang, kata Jumantara, setidaknya sedikit membantu persoalan pupuk yang saat ini dihadapi petani di Jember. “Walau belum semua Koptan, paling tidak (bantuan tambahan pupuk), sebagai salah satu bukti nyata Bupati Jember peduli pada petani. Sehingga meringankan kekurangan pupuk subsidi di akhir tahun ini,” lanjutnya.
Baca juga :
- Bahas Kerja Sama Sister City, Pemkab Jember Terima Kunjungan Delegasi Kota Jinhua
- Terima LHP, Bupati Jember Tegaskan Raihan WTP harus Berdampak Nyata pada Kesejahteraan Masyarakat
- Supervisi SPPG, Satgas MBG Temukan Dugaan Pelanggaran SOP di Dapur Program Gizi Patrang Jember
- Dongkrak Kunjungan Pariwisata, Pemkab Jember Wujudkan Satu Tiket Terintegrasi Pantai Watu Ulo dan Papuma
- Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, DKPP Jember Terapkan Manajemen Regulasi Ketat Jelang Idul Adha
Dengan adanya tambahan pupuk ini, kata Petani asal Kecamatan Jelbuk ini, dianggap juga meringankan kesulitan petani. “Karena dari stok yang kurang, petani tak bingung lagi cari pupuk non subsidi, yang harganya selangit,” ucapnya.
Lebih lanjut Jumantara mengatakan, dengan bantuan pupuk ini, kebutuhan pupuk jenis NPL dapatnya diganti dengan yang lain. “Terlepas ada bantuan (pupuk jenis) NPK. Semoga ke depan ada yang (jenis) urea. Karena urea ini yang lebih dibutuhkan petani,” katanya.
Jumantara juga menambahkan, untuk kebutuhan pupuk subsidi di wilayah petani, dengan syarat tercatat di dalam daftar E- RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok tani). Daftar tersebut, pun katanya sudah dilakukan perbaikan data yang dilakukan Dinas TPHP Jember.
“Alhamdulillah sudah ada perbaikan. Jadi pada tahun 2022 mendatang, tidak terjadi lagi kekurangan. Tapi, semisal dibuka perbaikan lagi, ya semoga petani yang belum dapat bisa dimasukkan datanya. (ark/rio/sit)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















