Jember
Pendaftaran Peserta MTQ XXXI Provinsi Jatim Dimulai, Jember Targetkan Tiga Besar

Memontum Jember – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menyampaikan optimisme tinggi atas kesiapan kafilah Jember yang akan turun berlaga dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur, yang akan diselenggarakan di Kabupaten Jember.
Saat ini, pelaksanaan MTQ XXXI telah memasuki tahapan pendaftaran ulang peserta. Prosesnya sendiri, akan berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis dan Jumat (12/09/2025) besok. Sedangkan untuk peserta, akan diikuti oleh kafilah dari seluruh 38 kabupaten atau kota di Jawa Timur.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Jember memastikan kesiapan penuh untuk menyambut ribuan peserta dari seluruh penjuru Jawa Timur. “Dari hasil pembinaan, evaluasi, serta penilaian yang dilakukan, kafilah kita jauh lebih matang dibanding MTQ sebelumnya. Karena itu, peluang prestasi lebih tinggi sangat terbuka,” ujar Nurul Hafid Yasin, Kamis (11/09/2025) tadi.
Kafilah Jember sendiri, menurunkan sebanyak 53 peserta, terdiri dari 27 putra dan 26 putri. Bahkan, hampir semua cabang lomba akan diikuti, kecuali dua kategori, yakni kaligrafi digital serta tilawah cacat netra putri.
Menurut Nurul Hafid, absennya dua cabang tersebut, lebih disebabkan keterbatasan sarana-prasarana serta rekomendasi pembina yang menilai peserta belum siap tampil. “Harapan kami, dengan dukungan masyarakat, doa, serta semangat peserta, Jember bisa meraih posisi terbaik. Bahkan, tidak menutup kemungkinan bisa membawa pulang gelar juara umum,” tegasnya.
Baca juga :
Pemerintah Kabupaten Jember memasang target tinggi dalam perhelatan kali ini. Jika pada MTQ sebelumnya atau di Pasuruan hanya mampu menempati peringkat keenam, kini target diarahkan lebih jauh, yaitu menembus tiga besar provinsi.
Namun, tambahnya, persaingan dipastikan akan sangat ketat karena setiap daerah menurunkan kafilah terbaiknya. “Ini level provinsi, tentu semua kabupaten mengirimkan yang unggul. Namun, dengan evaluasi para pembina dari provinsi dan kabupaten, kami tetap optimis Jember bisa bersaing,” imbuhnya.
Diketahui, bahwa pada hari pertama, registrasi diikuti oleh 13 daerah. Yaitu, dari Kediri, Lamongan, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Madiun, Malang, Nganjuk, Pamekasan, Sampang, Tuban dan Jombang, pada Kamis (11/09/2025) tadi. Jumlah peserta yang tercatat, ada sebanyak 581 orang, terdiri dari 291 laki-laki dan 290 perempuan.
Hari kedua, giliran 25 daerah lain yang dijadwalkan mengikuti registrasi, Jumat (12/09/2025) besok. Diantaranya, Tulungagung, Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Probolinggo, Bangkalan, Gresik, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Mojokerto, Magetan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Sumenep, Trenggalek, serta Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Malang dan Kota Mojokerto.
Jumlah peserta di hari kedua sendiri, mencapai 767 orang, dengan rincian 389 laki-laki dan 378 perempuan. Seluruh peserta yang hadir, telah melalui proses fingerprint sebagai syarat validasi data.
Dengan demikian, jumlah peserta yang akan tampil pada MTQ Jawa Timur 2025 mencapai 1.348 orang. Seluruhnya, akan mengikuti berbagai cabang lomba yang dipertandingkan, sehingga persaingan dipastikan berjalan sangat ketat. (kom/rio/gie)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















