Jember
Perkuat Jaring Pengaman Sosial, Bupati Jember Minta Camat Kawal Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember secara resmi memperketat pengawasan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Bahkan, Bupati Jember, Muhammad Fawait, secara khusus mengeluarkan instruksi strategis kepada seluruh jajaran camat di wilayah Kabupaten Jember, Minggu (15/03/2026) tadi.
Dalam momen itu, Bupati Fawait menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, khususnya bagi warga prasejahtera. Dirinya juga menekankan, bahwa ketersediaan bahan pangan pokok merupakan elemen krusial yang tidak dapat ditawar.
Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga menginstruksikan, agar camat sebagai garda terdepan pemerintah di wilayah, untuk melakukan verifikasi faktual dan pemantauan langsung ke lapangan. Tujuannya, adalah untuk mendeteksi secara dini warga yang berisiko mengalami kerawanan pangan di tengah suasana Hari Raya.
“Saya menginstruksikan seluruh camat untuk memastikan di wilayah administratif masing-masing, tidak ada satu pun warga Jember yang tidak memiliki bahan pokok di Hari Raya. Ini bukan sekadar tugas administratif, melainkan tanggung jawab besar kita bersama sebagai pelayan publik,” tegas Gus Fawait dalam arahannya di Kantor Diskominfo Jember.
Baca juga :
Bupati Fawait juga mengatakan, bahwa momen Idul Fitri sebagai Hari Kemenangan tidak boleh ternoda oleh adanya laporan mengenai warga yang tidak mampu menyediakan makanan di meja makan mereka. Mantan anggota DPRD Jawa Timur ini memperingatkan, bahwa pengabaian terhadap kondisi sosial warga, terutama di Hari Besar Keagamaan, merupakan bentuk kelalaian fatal dalam menjalankan fungsi perlindungan sosial.
Sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi warga yang luput dari pendataan bantuan sosial reguler, Gus Fawait membuka jalur koordinasi darurat (hotline) langsung ke tingkat kabupaten. Pihak kecamatan juga diminta segera melaporkan kendala logistik atau kekurangan stok bahan pokok di wilayahnya yang tidak dapat diatasi secara mandiri.
“Jika di tingkat kecamatan menemui hambatan teknis atau keterbatasan sumber daya, segera sampaikan laporan kepada saya. Saya secara pribadi berkomitmen untuk turun tangan langsung memastikan bantuan tersebut terdistribusi,” imbuhnya.
Langkah ini, ujarnya, mencerminkan komitmen Pemkab Jember dalam menjamin kesejahteraan warga secara merata. Sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten, diharapkan mampu menciptakan ekosistem sosial yang solid. Sehingga, Idul Fitri tahun ini dapat berjalan lancar tanpa adanya warga yang merasa terpinggirkan. (rio/gie/adv)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















