Berita
Ratusan Warga Jember Turun Ke Sungai Setelah Hujan Deras, Ada Apa?

Memontum Jember – Ratusan warga yang tinggal di aliran Sungai Bedadung Jalan Imam Bonjol, Lingkungan Bedadung, Kelurahan/Kecamatan Kaliwates, beramai-ramai turun ke sungai setelah hujan deras reda. Dengan membawa kantong plastik, dan jaring ikan mereka terjun ke sungai untuk mengambil berbagai macam jenis ikan air tawar yang diketahui mengambang di aliran tersebut.
Berbagai macam jenis ikan air tawar mulai dari nila, bader, mujair, dan ikan kecil lainnya dengan mudahnya ditangkap oleh warga. Ternyata kegiatan ini biasa dilakukan warga ketika hujan pertama turun setelah melewati musim kemarau. Istilah warga ratusan ikan air tawar itu mabuk karena pada hujan pertama aliran sungai deras. Sehingga ikan-ikan terbawa arus sungai dari hulu.

Dengan membawa kantong plastik, dan jaring ikan, para warga terjun ke sungai untuk mengambil berbagai macam jenis ikan air tawar yang diketahui mengambang di aliran tersebut
Tidak hanya warga sekitar, sejumlah warga dari kecamatan tetangga juga ikut turun ke sungai untuk mengambil ikan yang jumlahnya lebih dari ratusan ekor itu.
“Kegiatan ini biasa dilakukan pada hari pertama hujan mas. Kan setelah beberapa bulan kemarau jarang hujan,” kata salah seorang warga asal Kecamatan Gebang, Solikhin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (10/8/2020) sore.
Karena ikan itu mabuk dan mengambang, warga pun dengan mudahnya dapat mengambil ikan di sungai. Namun karena juga banyak sampah di aliran sungai yang berada di bawah jembatan jalan itu, warga yang mengambil ikan dengan jaring tidak sedikit juga menjaring sampah.
“Ya karena di sungai ini kan juga banyak sampahnya, jadi ada sampah plastik, pampers, kaleng minuman yang ikut terjaring. Ya pokok dapat ikan lumayan. Lagi mabok ikannya,” sambungnya.
Selain mengambil ikan dengan jaring, tidak sedikit warga juga terjun langsung ke sungai untuk mengambil ikam dari dalam air. “Ada yang masih berenang, tapi ambilnya gampang. Lumayan dapat banyak, ada nila, bader, ikan kecil-kecil gitu. Dari panjang 7 cm sampai 15 cm ada. Tapi rebutan mas,” katanya.
Solikhin pun mengaku mendapat ratusan ikan. “Ini dibantu anak saya mengambilnya, ada juga jenis nila kecil-kecil saya ambil, untuk diternak di keramba,” katanya.
Aliran sungai bedadung di lokasi warga mencari ikan hulunya adalah pertemuan aliran sungai Jompo dan Bedadung. Dari Kecamatan Kalisat dan Kecamatan mayang, yang nantinya terus mengalir hingga hilirnya di Laut Puger.
Sementara itu Ferdy salah seorang warga lainnya mengatakan, nantinya ikan yang mabuk itu akan ada banyak lagi pada hari ketiga hujan di awal musim ini.
“Kan sudah mulai masuk musim hujan. Hari ini pertama. Nanti hari ketiga biasanya ada lagi ikannya. Karena aliran sungainya di atas kan hujan juga. Jadi ikan lebih banyak,” katanya. (ark/tog/mzm)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















