Jember
Terus Berinovasi, Disdukcapil Jember Jadi Daya Tarik Daerah Lain untuk Studi Banding Pemkab Nganjuk

Memontum Jember – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jember menerima kunjungan studi tiru Disdukcapil Nganjuk bersama Inspektorat Kabupaten Nganjuk, di Kantor Disdukcapil Jember, Rabu (06/11/2024) tadi.
Sekretaris Disdukcapil Jember, Amirulloh, menjelaskan bahwa kunjungan yang dilakukan itu tindak lanjut dari adanya audit yang telah dilakukan oleh Kabupaten Nganjuk atau Pemkab Nganjuk. Di mana, kunjungan studi banding pelayanan Admindukcapil (administrasi kependudukan dan catatan sipil) itu untuk memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk.
“Studi banding yang dilakukan oleh Disdukcapil Nganjuk ini diprakarsai oleh Inspektorat Nganjuk, setelah sebelumnya adanya audit. Sehingga, mereka ingin melakukan tinjauan langsung terhadap pelayanan yang ada di Disdukcapil Jember,” kata Amir.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Jember, Yhoni Restian, yang ikut menerima kunjungan menambahkan bahwa salah satu alasan Inspektorat Nganjuk memilih Disdukcapil Jember sebagai tempat studi banding, yaitu berdasarkan pada hasil analisa review dan konsultasi Inspektorat se-Jawa Timur, yang melihat bahwa Disdukcapil Jember selalu update terkait website. Baik itu Website Disdukcapil maupun Website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Baca juga :
“Jadi mereka koordinasi dengan Inspektorat se-Jawa Timur. Setelah dilakukan analisa, rekomendasi studi banding tersebut mengarah ke pelayanan publik yang ada di Disdukcapil Jember,” ujar Yhoni.
Yhoni juga mengatakan, pada dasarnya pelayanan antara Disdukcapil Nganjuk dan Disdukcapil Jember, itu sama. Yakni, bertujuan untuk saling memudahkan masyarakat. Namun, adanya terobosan dan kebijakan yang berbeda setiap kabupaten, membuat perlu adanya studi banding untuk saling bertukar inovasi pelayanan publik.
Kesempatan studi tiru tersebut, juga dimanfaatkan Disdukcapil Nganjuk untuk menyerap kiat-kiat mengoptimalkan pelayanan Admindukcapil yang ada di Disdukcapil Jember. Diantaranya, seperti terkait layanan online seperti Lahbako, Pleno (Pelayanan Admindukcapil melalui WhatsApp), J-SIP, kemudian menyakan tentang Website Disdukcapil Jember, Google Review, dan cara mengatasi respon pengaduan.
Disdukcapil Nganjuk juga tertarik terkait Layanan Tim Rujukan Sosial (TRS) yang ada di tiga Rumah Sakit Daerah (RSD). Mereka juga tertarik kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) tentang penerapan Lahbako di 50 Puskesmas. Termasuk, terkait layanan Admindukcapil di rumah sakit, karena di Kabupaten Nganjuk belum ada. Inovasi Disdukcapil Jember ini diharapkan dapat diterapkan di Nganjuk. (kom/rio/gie)

Jember4 mingguCiptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru
Jember3 mingguBupati Jember Lantik Achmad Imam Fauzi Sebagai Pj Sekda
Jember3 mingguLantik Direksi Perumda Perkebunan Kahyangan, Bupati Jember Harap Mampu Jadi Penggerak Ekonomi
Jember2 mingguBupati Jember Instruksikan Gerakan Pilah Sampah Mandiri dan Revitalisasi TPA Pakusari
Jember2 mingguBelasan Siswa di Kaliwates Diduga Keracunan Makanan MBG, Pj Sekda Jember Siap Tindak Tegas SPPG
Jember3 mingguPerkuat Layanan Publik, Pemkab Jember Rakor dan Bimtek bersama TP PKK dan Tim Posyandu dan Bunda PAUD
Jember3 mingguKonsisten Ajak ASN Olah Raga, Bupati Jember Tingkatkan Kebugaran dan Hilangkan Sekat Antar Jajaran
Jember4 mingguAtasi Sampah di Aliran Sungai Tegalsari, Muspika Ambulu Kolaborasi bersama Pemkab Lumajang dan Warga















