Jember
Wujudkan Pelaksanaan Haji Berkualitas, Bupati Jember Pesan Penguatan Aspek Fisik Calon Jamaah

Memontum Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin pelaksanan seremoni pelepasan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 1447 H di Balai Serba Guna Kaliwates, Senin (04/05/2026) tadi. Di momen itu, sebanyak 2.956 calon jamaah asal Kota Tembakau ini bersiap menjalankan rukun Islam ke-5.
Dalam prosesi pelepasan itu, Bupati Fawait memberikan pesan utama terkait penguatan aspek fisik dan efisiensi birokrasi pemberangkatan. Dirinya juga menekankan, bahwa kesuksesan ibadah haji merupakan kolaborasi antara kesiapan batiniah jamaah dan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah. Terlebih, kondisi iklim di Tanah Suci yang dinamis, menuntut stamina yang prima.
Sebagai bentuk motivasi, Gus Fawait – sapaan Bupati Jember, juga menceritakan disiplin almarhum ayahandanya dalam menjaga kebugaran. “Haji ini bukan hanya ibadah batin saja, tetapi ibadah fisik saudara-saudara. Maka saya teringat abah saya, almarhum Kyai Haji Khudori, kalau mau berangkat ibadah haji, beliau menjaga kesehatannya dengan baik,” ungkap Gus Fawait.
Lebih lanjut Bupati Fawait menyoroti mengenai aspek keberuntungan spiritual, yang harus dijaga dengan tindakan nyata, yakni kontrol kesehatan yang rutin. Dirinya memberikan analogi, bahwa kesiapan finansial dan jabatan bukanlah jaminan mutlak keberangkatan jika fisik tidak mengizinkan.
Baca juga :
“Maka saya titip, jaga kesehatan panjenengan. Hari ini sudah mulai dijaga, karena banyak orang yang ingin berangkat haji, harta sudah ada, jabatan sudah ada, bahkan saya punya teman, sudah pejabat mau berangkat haji ndak berangkat tahun ini karena kesehatan,” tambahnya.
Kebijakan formal lain yang menjadi sorotan, adalah revitalisasi titik kumpul pemberangkatan. Sejak 2025, Pemkab Jember telah menggeser pusat pemberangkatan ke Masjid Jami Tanggul, untuk mempermudah akses jamaah dari wilayah barat.
Kebijakan ini diambil, berdasarkan masukan para ulama agar jamaah tidak mengalami kelelahan berlebih akibat rute perjalanan domestik yang tidak efisien. “Berapa tahun yang lalu, pemberangkatan haji di Kabupaten Jember ditumpuk di tengah-tengah. Yang dari barat ke tengah, lalu ke barat lagi. Tapi dawuhnya kiai, kenapa nggak diberangkatkan dari barat biar ndak muter-muter. Maka saya setuju pemberangkatan kita pusatkan di Masjid Jamik Tanggul,” jelasnya.
Menutup prosesi pelepasan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, memberikan detail administratif mengenai jadwal kelompok terbang (Kloter) yang terbagi dalam tiga gelombang besar. “Kloter 90 dan 91 dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026. Selanjutnya, Kloter 92 hingga 96 akan berangkat pada 15 Mei, disusul Kloter 97 dan 98 pada 16 Mei 2026,” jelasnya. (rio/gie/adv)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember5 hariJember Fashion Carnaval 2026 Usung Tema Humanity, Earth and Life













