Pemerintahan
Bupati Jember Pastikan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Tingkat SMA Sesuai Prokes

Memontum Jember – Bupati Jember, Hendy Siswanto atau yang akrab disapa Ji Hendy, mengecek pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di dua sekolah, Jumat (23/04) tadi. Tinjauan pertama, dilakukan di SMAN 1. Lalu, berlanjut ke SMKN 5 Jember.
Dari dua kunjungan tersebut, Bupati Hendy menilai persiapan yang dilakukan di dua sekolah tersebut sudah cukup bagus. Terutama, dalam hal ketaatan terhadap protokol kesehatan (Prokes).
Baca juga:
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lapangan, saat ini ada 248 sekolah di Jember yang juga siap untuk menjalankan uji coba pembelajaran tatap muka.
Dari semua jenjang pendidikan, pelajar di tingkat SLTA dinilai yang paling siap untuk uji coba PTM karena lebih dewasa dan memiliki kesadaran untuk menjalankan protokol kesehatan.
Menurut rencana, pembelajaran tatap muka tetap dikombinasikan dengan pembelajaran secara daring. Jumlah siswa yang masuk, hanya dibatasi maksimal 50 persen. Pihak sekolah juga bekerjasama dengan Satgas Covid untuk memastikan ketaatan terhadap prokes.
Sebagai langkah antisipasi pada bulan Mei 2021 nanti, para guru juga akan mendapatkan vaksin. “Siapa pun harus wajib jaga diri, tapi kalau terjadi sesuatu, naudzubillah. PTM ini akan kita tutup lagi, karena ini menyangkut nyawa,” kata Bupati Hendy.
Pemerintah pusat, lanjut Hendy, saat ini sedang berusaha keras untuk mendatangkan vaksin dalam jumlah yang mencukupi untuk seluruh penduduk. Namun, belum bisa dipastikan apakah semua penduduk bisa mendapatkan vaksin sesuai jadwal. “Semua masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” katanya.
Pemerintah tidak menutup kemungkinan akan menghentikan uji coba PTM jika timbul klaster atau lonjakan penularan Covid-19. Sebab, pemerintah memprioritaskan keselamatan nyawa diatas segalanya.
“Tidak menutup kemungkinan sekolah tatap muka dihentikan, jika kasus Covid melonjak. Karena, ini kaitannya dengan nyawa,” papar Bupati Hendy. (rio/ed2)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













