SEKITAR KITA
Terkait Temuan Utang Pembayaran Wastafel Rp 31 Miliar, DPRD Jember minta Pemkab Ikuti Saran BPK

Memontum Jember – Pemerintah Kabupaten Jember dan DPRD Jember, telah melakukan pertemuan dengan Badan Pemeriksa Keuangan perwakilan Jawa Timur (BPK) di Surabaya. Salah satu permasalahan yang menjadi bahasan, adalah mengenai temuan Rp 31 miliar terkait pembayaran wastafel.
Dalam pertemuan tersebut, BPK tidak menyarankan Pemkab Jember, untuk membayarkan kepada puluhan rekanan terkait wastafel. Pernyataan itu, disampaikan Wakil Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, yang ikut hadir pertemuan tersebut.
Baca juga:
- Launching Layanan Kesehatan Homecare, Komisi D DPRD Jember Apresiasi Inovasi Pemkab
- Bupati Jember Beri Relaksasi Pelaku Usaha dengan Penghapusan Denda Pajak
- Beasiswa Cinta Bergema Pemkab Jember Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Sasar 4.200 Mahasiswa dan Calon
- Jember Fashion Carnaval 2026 Usung Tema Humanity, Earth and Life
- Bupati Jember Intruksikan Gerak Cepat Penanganan Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Bangsalsari
Menurutnya, saat pertemuan tersebut BPK tidak menyarankan kepada Pemkab Jember, membayarkan pelunasan kepada rekanan proyek pengadaan wastafel. “BPK tidak menyarankan adanya pembayaran pelunasan kepada rekanan soal pengadaan wastafel,” katanya saat di DPRD Jember, Kamis (29/09/2021).
Alasannya, jika Pemkab Jember membayarkan, maka akan beresiko. “Sebab, hal itu dirasa sangat berisiko,” sebut legislator dari Fraksi Gerindra itu.
Berdasarkan hasil audit BPK, terungkap utang belanja pengadaan wastafel sebesar Rp 31.585.117.290 untuk penanganan Covid-19. Namun, utang itu tidak didukung bukti yang memadai. “Dari situ, sudah jelas bahwa bukti dari pengadaan wastafel itu kurang memadai. Maka, hal ini dianggap beresiko,” terangnya.
Ketua DPC Partai Gerindra ini menyebutkan, kemungkinan BPK akan melakukan audit investigasi. Namun, proses tersebut masih menunggu persetujuan karena audit investigasi akan dilakukan oleh BPK RI secara langsung.
“Kemungkinan BPK Perwakilan Provinsi Jatim masih akan menunggu persejutuan dari BPK Pusat, untuk melakukan audit investigasi,” terangnya. (rio/sit)

Jember3 mingguRencanakan Pembangunan Pengolahan Sampah Modern, Bupati Jember Sidak TPA Pakusari
Jember3 mingguPemkab Jember dan DPRD Sepakati 5 Raperda Jadi Perda, Salah Satunya Tentang PPLH
Jember2 mingguAntisipasi Kekeringan, Pemkab Jember Siapkan Armada Tangki Air Bersih
Jember2 mingguJaga Tren Positif, Pemkab Jember Sukses Kendalikan Inflasi Daerah
Jember2 mingguTerus Tingkatkan Inovasi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif, Bupati Jember Raih Dua Penghargaan dari Insan Media
Jember2 mingguGus Fawait Berikan Kepastian Masa Depan PPPK di Lingkungan Pemkab Jember
Jember1 mingguPemkab Jember Percepat Progres Pembangunan Kawasan Kuliner Jalan Kartini dan Jalan Gatot Subroto
Jember1 mingguPerkuat Sektor Pertanian Daerah, Bupati Jember Tinjau Saluran Irigasi di Desa Wonojati













